
WAKTUNYA BERSINAR: Egy Maulana Vikri punya peluang untuk tampil bersinar setelah cetak gol ke gawang Vietnam di Stadion Gelora Bung Karno. (PSSI)
JawaPos.com - Pemain timnas Indonesia Egy Maulana Vikri mengatakan dirinya masih ingin kembali bermain di Eropa meskipun kini ia sudah hampir dua tahun bermain di dalam negeri bersama Dewa United, dikutip dari ANTARA.
Egy menghabiskan empat tahun mengembara di Eropa dengan tiga tim Lechia Gdanks (Polandia), FK Senica (Slovakia), dan FC ViOn (Slovakia), namun kariernya di benua biru tak berjalan secara mulus.
Pemain 24 tahun itu jarang mendapatkan kesempatan bermain di tiga klubnya tersebut. Satu-satunya klub yang memberikan jam terbang cukup banyak bagi Egy adalah FK Senica karena selama satu tahun, ia mendapatkan kesempatan 26 kali bermain dengan torehan dua gol dan empat asis.
"Karena sekarang saya masih ada kontrak dengan Dewa, jadi harus menghargai kontrak. Dan apabila ada tim yang memang berbicara dengan Dewa, Dewa juga bakalan kasih semua itu ke saya dan juga agent. Dan bagaimana dengan klub di sana nanti," kata Egy pada Media Day bersama timnas Indonesia di Hotel Fairmont, Jakarta, Selasa (12/11) kemarin.
"Jadi untuk peluang abroad masih mau dan juga komunikasinya aja nanti bagaimana," tambah dia.
Minimnya jam terbang inilah yang membuat mantan bintang muda Indonesia itu memilih kembali ke dalam negeri.
Pada Januari 2023, Dewa United datang kepadanya. Egy yang ingin mengembalikan kualitasnya yang hilang karena jarang bermain akhirnya menyepakati kontrak dengan Dewa dan kini setelah hampir dua tahun, pemain kelahiran Medan itu telah membuat 49 penampilan dengan 14 gol dan 10 asis.
Baca Juga: Gandeng Petani Kopi Lokal untuk Jadi Mitra Bisnis Global di SIAL Interfood 2024
"Terus juga di sana itu waktu itu belum dapat kesempatan banyak main. Dan juga merasa ini kalau didiamkan semakin lama, malah semakin tak bagus buat karir saya. Makanya ke Indonesia, terus juga kan Dewa United datang," jelas dia.
"Mereka juga punya fasilitas yang lengkap. Dan saya merasa, wah ini bagus untuk saya mengembalikan kebugaran fisik saya yang saya hampir rest mungkin setengah tahun. Dan itu membuat saya banyak kehilangan secara otot, juga otot-otot kecil yang kecepatan saya dan lain-lain itu hilang," tambah dia.
Sementara itu, keinginan untuk kembali bermain di luar negeri juga dikatakan oleh Witan Sulaeman yang juga pernah merasakan tim yang dibela Egy, Lechia Gdansk dan FK Senica.
"Untuk saat ini karena punya kontrak sama Persija sampai 2026 jadi saya fokus dulu sama Persija. Kalau pun ke depannya saya mungkin masih mau bermain di luar negeri," kata Witan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
