Malik Risaldi (kiri) dan Ernando Ari harus absen di laga krusial Persebaya Surabaya saat dijamu PSIS Semarang. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya mendapat kabar buruk menjelang laga pekan ke-10 Liga 1 Indonesia 2024/2025.
Dua pemain kunci mereka, Malik Risaldi dan Ernando Ari, dipastikan absen karena cedera yang dialami saat pertandingan melawan PSM Makassar pada 23 Oktober lalu.
Malik Risaldi mengalami cedera pada kaki kirinya, sedangkan Ernando Ari harus menepi akibat cedera bahu kiri.
Kondisi ini membuat tim medis Persebaya Surabaya langsung melakukan tindakan penanganan intensif dan observasi yang ketat untuk memantau perkembangan kedua pemain.
Setelah menjalani pemeriksaan MRI dan serangkaian tes lainnya, keduanya kini berada dalam perawatan untuk memastikan kapan mereka bisa kembali berlatih.
Namun, tim memastikan bahwa mereka tidak akan siap untuk pertandingan melawan PSIS Semarang, yang menjadi kerugian besar bagi Persebaya Surabaya dalam upaya meraih poin penuh.
Musim ini, Malik Risaldi sudah menunjukkan kontribusi penting di lini depan Persebaya Surabaya dengan tampil dalam enam laga sebagai starter.
Ia bermain rata-rata selama 77 menit per pertandingan, mencetak dua gol, dan mencatatkan rata-rata 0,3 gol per laga dengan frekuensi mencetak gol setiap 230 menit.
Tidak hanya itu, Malik juga mencatatkan rata-rata 0,8 tembakan per pertandingan, dengan 0,7 di antaranya mengarah tepat sasaran.
Statistik ini menunjukkan perannya yang krusial dalam serangan Persebaya Surabaya, yang kini akan kehilangan daya dobrak akibat absennya penyerang produktif ini.
Di sisi lain, Ernando Ari tampil solid di bawah mistar gawang Persebaya Surabaya musim ini, mencatatkan total lima penampilan sebagai starter dan bermain penuh selama 90 menit di setiap laga.
Ia juga memiliki rekor impresif dengan rata-rata kebobolan hanya 0,4 gol per pertandingan dan mencatatkan persentase penyelamatan sebesar 88%, dengan rata-rata 2,8 penyelamatan per laga.
Kehadiran Ernando di gawang menjadi salah satu faktor penting dalam pertahanan Persebaya Surabaya, yang kerap tampil solid.
Kehilangan penjaga gawang utama ini tentunya akan memberi dampak signifikan pada stabilitas tim dalam laga mendatang, terlebih mereka tengah berupaya keras untuk tetap bersaing di papan atas klasemen.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
