
David da Silva pernah jadi bagian yang terpisahkan dari Bonek dan Persebaya Surabaya namun kini akan membela panji-panji Persib Bandung. (Persebaya)
JawaPos.com — Kala itu kabar mengejutkan datang pada 6 Desember 2020, ketika mantan striker andalan Persebaya Surabaya, David Aparecido da Silva, memutuskan untuk mundur dari skuad Green Force.
Pengunduran dirinya datang di tengah ketidakpastian kompetisi sepak bola Indonesia, yang menjadi alasan krusial di balik keputusannya tersebut. David da Silva, yang dikenal sebagai ujung tombak berbahaya bagi Persebaya Surabaya, merasa situasi sepak bola Indonesia kala itu tidak kondusif bagi kelangsungan kariernya.
“Situasi ini tidak baik bagi saya. Sudah sepuluh bulan saya tidak bermain. Saya harus melangkah,” ungkap David dikutip dari laman resmi Persebaya Surabaya, memberikan sedikit gambaran tentang keputusannya untuk tidak lagi bersama Persebaya Surabaya.
Ia merasa tidak bisa menunggu lebih lama di tengah ketidakjelasan kapan kompetisi akan kembali bergulir, dan memilih untuk mencari peluang baru di luar Indonesia.
David, yang selalu menjadi idola bagi Bonek, suporter setia Persebaya, mengaku telah menerima beberapa tawaran dari berbagai klub di Asia Tenggara dan Asia. Namun, saat itu ia belum menentukan ke mana akan berlabuh.
“Memang ada beberapa tawaran bergabung. Tetapi, saya masih belum putuskan. Lihat beberapa hari ke depan,” katanya kala itu.
Kala itu keputusan David untuk hengkang meninggalkan teka-teki ke klub mana ia akan melanjutkan karirnya, namun yang pasti, ia sudah mulai membuka peluang untuk bermain di liga luar negeri.
Tak hanya berbicara soal keputusan hengkang, David juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada manajemen Persebaya, para pemain, dan terutama Bonek.
Ia mengungkapkan bahwa Persebaya Surabaya telah banyak memberikan dukungan, baik dalam karier maupun kehidupan pribadinya. "Terimakasih juga kepada rekan-rekan pemain dan tim pelatih atas kebersamaan selama ini. Semoga ke depan Persebaya mampu meraih prestasi," ucapnya.
David juga memberikan penghormatan khusus kepada Bonek, suporter fanatik Persebaya Surabaya, yang menurutnya telah memberikan dukungan luar biasa selama ia membela Green Force.
“Luar biasa Bonek. Saya pasti ingat. Dan selalu merindukan momen-momen kebersamaan ini,” ujar David.
Ia tak hanya merasa terkesan dengan dukungan dari tribun, tetapi juga ikatan emosional yang terjalin selama masa baktinya di klub kebanggaan warga Surabaya ini.
Tak lama setelah kabar pengunduran diri ini mencuat, manajemen Persebaya Surabaya melalui manajernya kala itu, Candra Wahyudi, membenarkan keputusan David da Silva.
Manajemen menghormati keputusan David dan berjanji akan membantu menyelesaikan semua dokumen yang diperlukan agar David dapat melanjutkan karier di luar negeri.
"Kami menghargai apa keputusan yang diambil David. Siapapun, saya kira memang tidak nyaman dengan situasi ini. Belum ada kepastian akan kelanjutan kompetisi,” terang Candra kala itu.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
