Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 5 Oktober 2024 | 17.56 WIB

Liga 1 Indonesia Baru Tujuh Pekan, Pelatih Kepala PSBS Biak, Semen Padang, Madura United, Persis Solo, dan PSS Sleman Sudah Kehilangan Jabatan

Dari kiri, Milomir Seslija, Wagner Lopes, Widodo C. Putro, Hendri Susilo, dan Juan Esnaider tidak bisa memenuhi ekspektasi dari manajemen klub. (Angger Bondan/Jawa Pos, PSBS Biak, Radar Madura) - Image

Dari kiri, Milomir Seslija, Wagner Lopes, Widodo C. Putro, Hendri Susilo, dan Juan Esnaider tidak bisa memenuhi ekspektasi dari manajemen klub. (Angger Bondan/Jawa Pos, PSBS Biak, Radar Madura)

JawaPos.com - Selama Liga 1 Indonesia musim lalu (2023-2024) ada 15 pelatih kepala yang dipecat (Persebaya melakukan pergantian pelatih dua kali dan Persikabo 1973 tiga kali). Itu membuat Liga 1 menjadi salah satu liga “terkejam” dunia.

Dan musim ini, status salah satu liga “terkejam” di dunia itu sepertinya bakal berlanjut. Sebab, baru memasuki pekan ketujuh sudah ada lima klub yang melakukan pergantian pelatih kepala. Mereka adalah PSBS Biak, Semen Padang, Madura United, Persis Solo, dan PSS Sleman. (Selengkapnya lihat grafis).

Dari lima klub itu, Madura United jadi klub yang cukup berani dalam mengambil keputusan. Pasca memecat Widodo Cahyono Putro, Laskar Sape Kerrab menunjuk pelatih debutan asal Portugal, Paulo Menezes.

Itu membuat Madura United mencatatkan hat-trick memilih pelatih debutan. Sebelumnya, mereka menunjuk Fabio Lefundes pada 2021. Lalu pada 2023 memilih Mauricio Souza sebagai pelatih. Kini, giliran Paulo yang jadi debutan ketiga secara beruntun.

Lantas, apa alasan manajemen selalu memilih pelatih asing debutan? “Kami menunjuk coach Paulo karena dia memiliki prestasi yang cukup gemilang. Dia pernah membawa Nejme FC juara Liga Lebanon dan Super Cup. Dia juga berhasil membawa timnya tidak terkalahkan selama 11 bulan,” kata Direktur Utama PT Polana Bola Madura Bersatu Annisa Zhafarina.

Catatan apik itulah yang membuat Paulo direkrut. Annisa berharap torehan apik itu bisa menular saat menukangi Madura United. “Dengan segudang pengalaman yang dia miliki, kami berharap coach Paulo bisa mengangkat kembali performa tim yang saat ini masih belum maksimal,” jelas wanita 29 tahun tersebut.

Saat ini Madura United ada di posisi ke-17. Mereka mengantongi tiga poin dari 7 laga. Nantinya, Paulo tidak akan datang sendirian. Dia akan didampingi oleh dua sosok lainnya.

Yakni Helder Sarmento sebagai asisten pelatih. Lalu ada Tiago Marques yang menjadi pelatih fisik. “Kami tunggu Racikan terbaiknya,” tegas Annisa.

Jika Madura United sudah menumpuk pelatih baru, tidak demikian dengan Persis Solo dan PSS Sleman. Dua klub itu memilih untuk mengistirahatkan pelatihnya.

Khusus untuk PSS, pihak manajemen mengistirahatkan Wagner Lopes dalam tiga kali latihan. Posisinya sementara digantikan Ansyari Lubis.

Semua program latihan sudah dipimpin Ansyari. Lalu, bagaimana nasib Lopes? “Dalam waktu dekat harus sudah ada keputusan,” kata manajer PSS Leonard Tupamahu.

Meski begitu, pihak manajemen tidak mau tergesa-gesa. Mereka masih harus menimbang semua kemungkinan dengan matang. “Dalam mengambil keputusan, manajemen harus berhati-hati,” tegas Leonard. (gus/ali)

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore