
Arief Catur Pamungkas tampil brilian di bawah komando Paul Munster di Persebaya Surabaya dan berpotensi jadi pelatih fenomenal seperti Gennaro Gattuso. (Instagram/@ariefcaturp)
JawaPos.com - Persebaya sejauh ini menjadi tim di Liga 1 yang kebobolan gol paling sedikit, yaitu hanya dua gol. Maka dari itu, barisan pertahanan Green Force bisa dikatakan yang terkuat di awal Liga 1 musim ini.
Kini, calon lawan Persebaya siap-siap semakin sulit untuk menambah jumlah kebobolan tim asuhan Paul Munster tersebut, karena bek kanan Catur Pamungkas sudah pulih dari cedera.
Ia mengalami cedera bahu saat melawan Malut United FC pada 16 Agustus lalu. Sejauh ini sudah enam pekan dan lima pertandingan yang dilewati Catur untuk pemulihan cedera.
Catur sudah mulai berlatih pada Kamis (3/10) lalu bersama dengan Bruno Moreira dkk. Ia menjalani seluruh menu latihan recovery yang diberikan pelatih Paul Munster. Kondisinya sudah 100 persen untuk menjalani seluruh program latihan.
Kini Catur mengaku bagian bahunya sudah tidak sakit dan merasa lebih nyaman.
”Alhamdulilah bisa pulih lebih cepat, ini tekad saya agar bisa membela lagi Persebaya di Liga 1. Sudah tidak ada lagi rasa nyeri atau tidak nyaman di bagian bahu. Insya Allah saya siap 100 persen,” kata Catur seperti dikutip dari laman Persebaya.
Selama sebulan dua minggu, Catur tidak menjalani porsi latihan berat, karena ia berusaha menghilangkan rasa trauma akibat cedera tersebut. Untuk itu, ditemani tim fisioterapi, ia terus mengikuti progam latihan yang diberikan tim pelatih.
”Rasa trauma itu masih ada, saya didampingi tim fisioterapi semoga sedikit demi sedikit bisa hilang. Meningkatkan fisik terutama agar fisik saya sama dengan teman-teman,” imbuhnya.
Kembalinya Catur tentu menjadi kabar gembira bagi Green Force karena dua laga berikutnya pada bulan Oktober merupakan pertandingan berlabel big match, yaitu menghadapi Persib dan PSM Makassar.
Selama dua pertandingan yang ia ikuti musim ini, ia sukses melakukan delapan tekel, 10 intersep, dan dua sapuan.
Sementara itu, Green Force kini memimpin klasemen sementara Liga 1 dengan mengumpulkan poin 17, atau selisih dua poin dari Borneo FC.
Sayangnya, ketangguhan barisan belakang Persebaya tidak dibarengi dengan produktivitas gol jajaran penyerangnya. Mereka hanya mencetak tujuh gol dimana Bruno Moreira menjadi top skor klub sementara dengan tiga gol.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
