Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 5 September 2024 | 19.46 WIB

Tampil Maksimal Bersama Persebaya Surabaya, Raihan Poin Debut Paul Munster Masih Kalah dari Aji Santoso di Liga 1 Indonesia

Paul Munster menunjukkan kepiawaiannya membaca pertandingan Persebaya Surabaya dengan memasukkan pemain pengganti yang tepat. (Instagram/@officialpersebaya) - Image

Paul Munster menunjukkan kepiawaiannya membaca pertandingan Persebaya Surabaya dengan memasukkan pemain pengganti yang tepat. (Instagram/@officialpersebaya)

JawaPos.com — Paul Munster memang membawa harapan baru bagi Persebaya Surabaya di Liga 1 Indonesia 2023/2024. Dengan rentetan hasil yang cukup positif dalam tiga laga awalnya, Munster mampu mengumpulkan 5 poin dari 1 kemenangan dan 2 hasil imbang.

Namun, jika dibandingkan dengan beberapa pelatih Persebaya Surabaya sebelumnya, termasuk Aji Santoso, torehan Munster belum bisa dianggap yang terbaik.

Paul Munster memulai debutnya bersama Persebaya Surabaya dengan hasil imbang 1-1 melawan PSIS Semarang pada pekan ke-20 Liga 1 Indonesia 2023/2024. Laga tersebut memperlihatkan lini serang Persebaya Surabaya yang masih perlu lebih tajam, meskipun lini pertahanan solid hanya kebobolan satu gol.

Pada pekan selanjutnya, Paul Munster mencatat kemenangan pertamanya dengan hasil tipis 1-0 melawan Bhayangkara Presisi Indonesia FC. Kemenangan ini memberi angin segar bagi Bonek, julukan suporter Persebaya Surabaya, meski mereka berharap performa lebih meyakinkan. Kemudian di pekan ke-25, Persebaya Surabaya kembali harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 1-1 melawan Persita Tangerang.

Secara keseluruhan, hasil dari tiga laga awal Paul Munster bersama Persebaya menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Meskipun masih ada pekerjaan rumah di sektor serangan, terutama dalam hal produktivitas gol, pertahanan yang hanya kebobolan dua gol dalam tiga laga merupakan salah satu poin positif. Namun, raihan 5 poin Paul Munster ini ternyata masih kalah jika dibandingkan dengan torehan debut Aji Santoso bersama Green Force.

GRAFIS

Aji Santoso, yang menangani Persebaya Surabaya pada Liga 1 Indonesia 2019, memulai tiga laga perdananya dengan hasil gemilang. Dari tiga pertandingan awal, Aji mampu mengumpulkan 7 poin, hasil dari dua kemenangan dan satu kali imbang.

Pada pekan ke-26, Aji berhasil membawa Persebaya Surabaya menang dramatis 3-2 melawan PSM Makassar. Laga berikutnya, Green Force menahan imbang TIRA-Persikabo 2-2, kemudian Aji melanjutkan tren positif dengan kemenangan tipis 1-0 atas Persipura Jayapura. Selain torehan poin yang lebih baik, Aji juga berhasil mencatat produktivitas gol yang cukup tinggi, dengan total 6 gol dalam tiga pertandingan.

Jika dibandingkan, debut Aji Santoso jelas lebih superior dalam hal poin dan produktivitas gol. Meski sama-sama belum terkalahkan dalam tiga laga pertama, Aji Santoso berhasil meraih dua kemenangan, sedangkan Paul Munster baru mencatat satu kemenangan.

Selain itu, Aji Santoso mampu menghasilkan lebih banyak gol (6 gol) dibandingkan dengan Paul Munster yang hanya mencetak 3 gol dalam tiga laga awalnya.

Namun, Paul Munster tidak sepenuhnya tertinggal jika dibandingkan dengan pelatih-pelatih Persebaya Surabaya lainnya di era Liga 1 Indonesia. Misalnya, Alfredo Vera yang menangani Persebaya Surabaya pada Liga 1 Indonesia 2018 hanya berhasil meraih 4 poin dari tiga laga awalnya. Alfredo Vera mencatat satu kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan. Produktivitas gol Alfredo Vera bersama Persebaya Surabaya saat itu juga tidak begitu impresif, dengan hanya mencetak 3 gol dan kebobolan 3 gol.

Sementara itu, Djadjang Nurdjaman, yang menggantikan Alfredo Vera di tengah musim 2018, juga meraih hasil yang serupa. Dalam tiga laga pertamanya, Djadjang Nurdjaman berhasil mengumpulkan 4 poin, dengan satu kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan.

Namun, yang menarik dari era Djadjang adalah produktivitas gol yang tinggi. Dalam tiga laga tersebut, Persebaya Surabaya mampu mencetak 7 gol, meskipun harus kebobolan 6 gol.

Di musim 2023/2024, Josep Gombau, yang menjadi pelatih Persebaya Surabaya sebelum Paul Munster, juga mengawali tiga laga pertamanya dengan hasil yang kurang memuaskan. Josep Gombau hanya mampu meraih 4 poin dari tiga laga awal, dengan satu kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan. Selain itu, timnya kebobolan 5 gol dalam tiga pertandingan, meskipun berhasil mencetak 4 gol.

Melihat perbandingan tersebut, raihan poin Paul Munster di tiga laga awalnya bersama Persebaya Surabaya masih tergolong baik, meskipun belum bisa melampaui prestasi Aji Santoso. Namun, catatan ini menunjukkan bahwa setiap pelatih memiliki tantangan dan dinamika tersendiri dalam membangun tim.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore