
Ernando Ari (kanan) ingin isi liburan dengan memancing jika diberikan oleh Persebaya Surabaya. (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com)
JawaPos.com — Penjaga gawang utama Persebaya Surabaya, Ernando Ari, kembali menjadi sorotan dalam laga melawan Barito Putera yang digelar pada Jumat (23/8) malam WIB di Stadion Gelora Bung Tomo.
Pertandingan tersebut berakhir dengan kemenangan dramatis Persebaya Surabaya 2-1 atas Barito Putera. Namun, sebelum kemenangan tersebut diraih, Ernando Ari sempat membuat blunder fatal yang hampir merusak mental timnya di awal pertandingan.
Hanya 34 detik setelah kick-off, Ernando Ari melakukan kesalahan fatal. Saat mencoba memberikan umpan, bola yang seharusnya diarahkan ke rekan setimnya malah jatuh di kaki gelandang Barito Putera, Lucas Morelatto.
Dengan gawang yang sudah kosong karena Ernando Ari berada jauh dari posisinya, Lucas Morelatto tidak menyia-nyiakan peluang emas tersebut dan dengan mudah menceploskan bola ke gawang Persebaya Surabaya. Gol cepat ini sekaligus menjadi gol tercepat di Liga 1 Indonesia 2024/2025, memecahkan rekor sebelumnya.
Blunder tersebut jelas menjadi pukulan berat bagi Ernando Ari dan timnya. Namun, alih-alih terpuruk, Persebaya Surabaya menunjukkan mental juara yang kuat. Green Force tak butuh waktu lama untuk bangkit dan menyamakan kedudukan.
Pada menit ke-27, Bruno Moreira berhasil mencetak gol penyama melalui titik putih setelah pemain Barito, Jesus Maria Meneses Sabater, melakukan handball di area penalti. Tak hanya penalti, Sabater juga diganjar kartu merah, yang membuat Barito Putera harus bermain dengan 10 orang.
Permainan semakin berat sebelah, dan Persebaya Surabaya yang tampil dominan terus memberikan tekanan kepada Barito. Meski begitu, pertahanan Barito yang digalang oleh Satria Tama masih mampu menahan berbagai serangan hingga pertandingan memasuki masa injury time.
Namun, pada menit ke-95, Mohammed Rashid sebagai pemain andalan Persebaya Surabaya di lini tengah muncul sebagai pahlawan dengan mencetak gol penentu kemenangan. Mohammed Rashid berhasil memanfaatkan kemelut di depan gawang untuk memberikan tiga poin penting bagi Green Force.
Kemenangan ini membawa Persebaya Surabaya memuncaki klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2024/2025 dengan koleksi tujuh poin dari tiga pertandingan, tanpa tersentuh kekalahan. Mentalitas tim asuhan Paul Munster ini layak mendapat pujian, terutama setelah mampu membalikkan keadaan meskipun sempat tertinggal oleh gol cepat lawan.
Ernando Ari, yang sempat melakukan kesalahan di awal pertandingan, menyadari bahwa sebagai kiper utama, blunder seperti itu bisa terjadi kapan saja. Namun, dirinya tidak ingin terlarut dalam kesalahan tersebut. Dirinya memilih untuk fokus pada pertandingan berikutnya dan terus menjaga konsistensi permainannya baik di level klub maupun tim nasional.
Dalam konferensi pers setelah pertandingan, Ernando Ari mengungkapkan keinginannya untuk terus memberikan yang terbaik bagi Persebaya Surabaya. "Saya selalu berusaha menjaga diri saya sendiri dan tetap fokus pada karier saya. Musim ini saya ingin memberikan yang terbaik untuk Persebaya. Dengan Coach Munster dan rekan-rekan pemain yang ada saat ini, saya percaya kami bisa meraih hasil yang maksimal, bahkan mungkin juara," ujar Ernando Ari dengan penuh optimisme.
Meski begitu, Ernando Ari juga harus membagi fokusnya dengan panggilan tim nasional Indonesia, terutama dengan kedatangan kiper naturalisasi Maarten Paes yang akan menambah persaingan di posisi penjaga gawang. Ernando menyadari bahwa kehadiran Paes bisa menjadi tantangan, tetapi dia melihatnya sebagai kesempatan untuk saling mendukung dan meningkatkan kualitas masing-masing.
"Saya harus membagi dua fokus karena sekarang di Timnas (Indonesia) ada (Maarten) Paes. Kami saling support dan saling menutupi kelemahan masing-masing. Saya tetap fokus dan selalu berusaha memberikan seratus persen, baik untuk Persebaya maupun Timnas (Indonesia)," tambah Ernando.
Tak hanya bicara soal sepak bola, Ernando Ari juga sempat berbicara tentang rencana liburannya jika ada kesempatan. Dia mengaku lebih memilih untuk mengisi waktu libur dengan kegiatan yang menenangkan, seperti memancing. "Eh, liburan kalau dikasih ya dimanfaatkan sih Mas, mungkin saya lebih suka mancing aja." ungkap Ernando dengan senyum ringan.
Di balik kesalahan yang sempat dia buat dalam pertandingan melawan Barito Putera, Ernando Ari tetap menunjukkan ketangguhan mental yang luar biasa.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
