Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 11 Agustus 2024 | 19.34 WIB

Bongkar Kelemahan PSS Sleman yang Sering Kalah Duel Udara, Persebaya Surabaya Diprediksi Cetak Gol Lewat Sundulan

Kemampuan duel udara yang dimiliki oleh Slavko Damjanovic bisa jadi andalan untuk memecah kebuntuan Persebaya Surabaya kontra PSS Sleman. (Instagram/@slavko_23) - Image

Kemampuan duel udara yang dimiliki oleh Slavko Damjanovic bisa jadi andalan untuk memecah kebuntuan Persebaya Surabaya kontra PSS Sleman. (Instagram/@slavko_23)

JawaPos.com — Persebaya Surabaya akan memulai petualangan mereka di Liga 1 Indonesia 2024/2025 dengan menghadapi PSS Sleman di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya pada Minggu (11/8) pukul 19.00 WIB.

Laga ini menjadi sorotan para pencinta sepak bola Tanah Air, terutama karena berbagai fakta menarik yang mengelilinginya. Salah satu yang paling mencolok adalah kelemahan PSS Sleman dalam duel udara, yang menjadi perhatian utama jelang pertandingan ini.

Statistik dari musim lalu menunjukkan PSS Sleman memiliki kelemahan yang cukup signifikan dalam hal duel udara. Sebanyak 114 kali para pemain PSS Sleman kalah dalam duel udara sepanjang Liga 1 Indonesia 2023/2024.

Angka ini menempatkan mereka sebagai tim dengan catatan terburuk dalam aspek tersebut di antara 18 tim yang berlaga di Liga 1. Fakta ini tentu menjadi catatan penting bagi Persebaya Surabaya yang bisa memanfaatkan kelemahan tersebut untuk meraih hasil maksimal di laga perdana mereka.

Melihat statistik musim lalu, Persebaya Surabaya juga memiliki catatan yang tidak terlalu mengesankan, khususnya di lini depan. Hanya mampu mencetak 33 gol dari 34 pertandingan, Green Force menjadi tim dengan jumlah gol paling sedikit di Liga 1 Indonesia 2023/2024.

Meski demikian, Persebaya Surabaya memiliki potensi untuk mengeksploitasi kelemahan PSS Sleman, terutama dalam duel udara guna memperbaiki catatan gol mereka di musim ini.

Persebaya Surabaya memang belum cukup terbukti tampil dominan dalam duel udara, namun kelemahan lawan dapat menjadi celah yang bisa dimanfaatkan.

Dengan mencatatkan total 343 tembakan sepanjang musim lalu dan 118 di antaranya tepat sasaran, Persebaya Surabaya jelas memiliki kapasitas untuk menciptakan peluang. Namun, efektivitas mereka dalam menyelesaikan peluang-peluang tersebut masih menjadi tanda tanya besar.

Penguasaan bola Persebaya Surabaya yang rata-rata mencapai 48% dan total operan sebanyak 12.480 dengan akurasi 78% menunjukkan bahwa tim ini memiliki kemampuan dalam menjaga ritme permainan dan mengendalikan bola.

Meski demikian, angka-angka tersebut belum cukup untuk menghasilkan gol dalam jumlah yang signifikan. Oleh karena itu, mengeksekusi peluang melalui sundulan bisa menjadi strategi alternatif yang patut dipertimbangkan oleh pelatih Paul Munster.

Kasim Botan, salah satu pemain kunci Persebaya Surabaya musim lalu, mencatatkan 4 assist dan menjadi pemain dengan assist terbanyak di timnya.

Kemampuannya dalam memberikan umpan-umpan matang tentu akan sangat diandalkan dalam laga ini, terutama untuk menciptakan peluang dari bola-bola silang yang dapat dieksekusi melalui sundulan.

Dengan kelemahan PSS Sleman dalam duel udara, umpan-umpan silang dari Kasim Botan bisa menjadi senjata mematikan bagi Persebaya.

Di sisi lain, PSS Sleman sebenarnya tidak terlalu buruk dalam urusan mencetak gol. Dengan total 49 gol di musim lalu, mereka berada di atas Persebaya Surabaya dalam hal produktivitas gol.

Namun, pertahanan mereka yang rapuh, terbukti dengan kebobolan 53 gol, menjadi titik lemah yang harus segera diperbaiki. Terlebih, kelemahan mereka dalam duel udara menjadi celah besar yang bisa dieksploitasi oleh lawan, termasuk Persebaya Surabaya.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore