
Bruno Moreira tengah menjalani Bronco Run Test untuk mengukur perkembangan kondisi fisik pemain Persebaya Surabaya. (Instagram/@officialpersebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya terus menunjukkan komitmen mereka untuk mencapai performa puncak dalam persiapan menuju Liga 1 musim depan.
Melalui akun Instagram resminya, Persebaya Surabaya memberikan update terbaru mengenai metode latihan intensif yang tengah dijalani oleh para pemain mereka. Salah satu metode yang cukup menarik perhatian adalah Bronco Run Test, sebuah tes fisik yang dirancang untuk mengukur kemampuan aerobik pemain.
Latihan keras diselingi dengan tes fisik menjadi rutinitas harian para pemain Persebaya selama menjalani masa pra-musim di Surabaya. Dalam unggahan di Instagram, Persebaya menyebutkan, "Latihan keras lalu tes, latihan keras lagi lalu tes lagi. Demikianlah rutinitas para pemain Persebaya selama menjalani preseason di Surabaya. Pagi ini dilakukan Bronco Run Test selain menu taktikal, untuk mengukur perkembangan kondisi fisik Bruno Moreira dkk. Gas terus Rek, jangan kasih kendor!"
Bronco Run Test adalah penilaian lari aerobik yang intens, di mana para peserta harus menyelesaikan serangkaian shuttle run sejauh 60 meter, 40 meter, dan 20 meter dalam lima set tanpa istirahat. Tujuan dari tes ini adalah untuk menyelesaikan semua set dalam waktu secepat mungkin. Menurut England Rugby, hasil dari tes ini dicatat setelah peserta menyelesaikan set kelima. Metode ini digunakan untuk mengukur ketahanan dan kekuatan fisik pemain dalam kondisi aerobik yang keras.
Grafis 1/England Rugby
Dalam konteks sepak bola profesional, Bronco Run Test telah menjadi alat yang populer untuk mengukur kondisi fisik pemain. Nicholas Cuff, dalam publikasinya di SportSessionPlanner.com, menjelaskan detail tata cara pelaksanaan Bronco Run Test di sepak bola profesional. Tes ini berlangsung selama 15 menit dan membutuhkan tiga cone atau tiang serta satu bola untuk peningkatan level latihan.
Berikut adalah organisasi dan tata cara pelaksanaan Bronco Run Test menurut Nicholas Cuff:
Sprint sejauh 20 meter lalu kembali ke titik awal
Sprint sejauh 40 meter lalu kembali ke titik awal
Sprint sejauh 60 meter lalu kembali ke titik awal
Ulangi langkah-langkah di atas sebanyak lima kali tanpa istirahat
Dalam peningkatan level latihan, pemain dapat melakukan sprint sambil membawa bola. Latihan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan aerobik, tetapi juga keterampilan dribbling dan penguasaan bola dalam situasi tekanan tinggi.
Grafis 2/SportSessionPlanner.com
Pelaksanaan Bronco Run Test di Persebaya Surabaya menunjukkan betapa seriusnya tim ini dalam mempersiapkan fisik para pemainnya. Dengan melakukan tes ini, pelatih dapat mengevaluasi kondisi fisik setiap pemain secara menyeluruh dan menentukan apakah ada area yang perlu ditingkatkan.
Hal ini sangat penting mengingat sepak bola adalah olahraga yang menuntut kondisi fisik prima agar pemain dapat tampil maksimal di setiap pertandingan.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
