
Alfredo Vera ketika diperkenalkan sebagai pelatih baru Persebaya Surabaya. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Suporter sepak bola memiliki peran tak tergantikan dalam menghidupkan semangat tim yang mereka dukung. Di Indonesia, tidak ada yang dapat menyaingi fanatisme yang dimiliki oleh Bonek dan Bonita, suporter setia Persebaya Surabaya.
Setiap kali Green Force bermain di kandang mereka, Stadion Gelora Bung Tomo selalu bergetar oleh dukungan lantang dan penuh semangat dari para Bonek.
Francisco Rivera, pemain asal Meksiko, adalah salah satu pemain yang tak bisa menahan rasa kagumnya terhadap antusiasme luar biasa para Bonek. Saat ditawari untuk bergabung dengan Persebaya, Rivera tidak ragu-ragu untuk menerima tawaran tersebut. Baginya, keputusan untuk bergabung dengan klub ini bukan hanya karena potensi tim dan manajemennya yang baik, tetapi juga karena dukungan fanatik yang dia lihat secara langsung dari suporter.
"Saat saya diberitahu tentang tawaran dari Persebaya, saya langsung berkata ya. Karena saya melihat penggemar," ungkap Rivera, yang juga pernah mengenyam pengalaman bermain untuk Madura United.
Pengalamannya bersama klub sebelumnya membantu Rivera merasa nyaman tinggal di Surabaya, sebuah kota yang telah dia anggap seperti rumah kedua.
Rivera, yang memiliki catatan impresif sebagai gelandang serang dengan sembilan gol dan 16 assist musim lalu, tidak hanya berfokus pada kemampuannya di lapangan. Dia juga berharap dapat beradaptasi dengan cepat dengan rekan-rekannya di Persebaya, membangun chemistry yang kuat untuk meraih prestasi maksimal di Liga 1 musim depan.
Namun, bukan hanya pemain yang terpukau oleh fanatisme Bonek. Pelatih Persebaya era dulu, seperti Angel Alfredo Vera juga tak kalah terkesima dengan semangat yang ditunjukkan oleh suporter setia timnya. Vera menilai bahwa momen-momen seperti pembukaan Persebaya Store Manyar Garden kala itu tidak hanya penting bagi klub secara komersial, tetapi juga bagi atmosfer keseluruhan di sekitar tim.
"Momen-momen seperti ini bagus bagi klub dan para pemain," kata Vera dikutip dari laman resmi Persebaya, antusiasme Bonek yang kala itu aktif dalam membantu klub membangun pondasi finansial yang kuat melalui dukungannya terhadap Persebaya Store yang tersebar di beberapa tempat menurutnya sangat menarik.
Pembukaan Persebaya Store kala itu bukan hanya sekadar acara promosi, tetapi juga merupakan simbol dari komitmen Persebaya untuk menjadi salah satu klub paling profesional di Indonesia. Dengan meningkatkan pemasukan dari sektor komersial, seperti penjualan merchandise dan pengembangan brand, Persebaya berharap dapat memperkuat stabilitas finansialnya.
Azrul Ananda, Presiden Persebaya, menjelaskan bahwa strategi ini bukan hanya tentang mencari pendapatan tambahan, tetapi juga untuk memperluas jangkauan dan pengaruh klub di masyarakat. Dia berencana untuk membuka lebih banyak Persebaya Store tidak hanya di Surabaya, tetapi juga di kota-kota lain di Indonesia.
Antusiasme Bonek tidak hanya tercermin dalam dukungan stadion atau pembukaan toko resmi, tetapi juga dalam cara mereka memberdayakan semangat tim. Sidik Saimima, pemain Persebaya kala itu, mengakui betapa besar pengaruh kehadiran para Bonek dalam motivasi mereka untuk memberikan yang terbaik di lapangan.
"Saya kira Persebaya memiliki fans terbesar di Indonesia. Saya harap ke depan pembukaan store bisa dilakukan di kota lain," ujar Sidik Saimima kala itu.
Pada momentum tersebut, ketika masih berusia 20 tahun, Sidik merasakan langsung kehangatan sambutan dari suporter saat pembukaan toko.
Keberadaan fanatisme Bonek tidak hanya berdampak pada atmosfer di stadion atau acara klub, tetapi juga pada psikologi pemain dan manajemen tim. Mereka menjadi pemicu semangat dan motivasi ekstra bagi para pemain untuk menunjukkan performa terbaik mereka di setiap kesempatan.
Dengan begitu, baik Francisco Rivera maupun Alfredo Vera, keduanya mengakui bahwa kekuatan sejati Persebaya tidak hanya terletak pada kualitas tim atau manajemen yang solid, tetapi juga pada dukungan tak tergantikan dari suporter setia mereka. Inilah yang membuat Persebaya bukan sekadar klub biasa, tetapi sebuah komunitas yang mengintegrasikan semangat dan cinta akan sepak bola dengan cara yang unik dan menginspirasi.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
