Timnas Indonesia saat menjalani Kualifikasi Piala Dunia 2026. (PSSI)
JawaPos.com – Performa apik Timnas Indonesia di ajang Piala Asia 2023 Qatar dan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, rupanya menarik perhatian salah satu media asal Malaysia. Mereka mengkritik keputusan Timnas Indonesia yang dikabarkan akan menurunkan pemain lapis kedua di Piala AFF 2024.
Kritik ini muncul setelah berita yang beredar menyebutkan bahwa Indonesia lebih memprioritaskan kualifikasi Piala Dunia 2026, sehingga Piala AFF bukan lagi menjadi fokus utama.
Menurut unggahan dari akun X @OnefootballM, keputusan ini dianggap meremehkan turnamen regional tersebut, yang biasanya menjadi ajang bergengsi bagi negara-negara Asia Tenggara untuk menunjukkan kekuatan sepak bola mereka.
Media Malaysia mempertanyakan apakah keputusan ini merupakan langkah yang bijaksana, mengingat Piala AFF memiliki basis penggemar yang besar dan signifikan di Asia Tenggara.
Selain itu, mereka menganggap Indonesia tak selayaknya meremehkan ajang Piala AFF yang kini berubah nama menjadi ASEAN Cup tersebut, lantaran Skuad Garuda belum mampu menjadi kampiun.
“Vietnam lolos ke Kualifikasi Piala Dunia Babak Ketiga dan menjadi runner-up di AFC U23. Thailand lolos ke Kualifikasi Piala Dunia dan semifinal Asian Games. Namun mereka tetap tenang dan mengirimkan skuad utama ke Piala AFF. Bukannya baru bangkit sedikit sudah sombong, bilang pialanya Ciki (kurang bergengsi). Trofinya saja belum ada,” tulis mereka.
Wacana untuk menurunkan pemain lapis kedua ini muncul karena Timnas Indonesia memiliki jadwal padat di fase ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026, yang dianggap lebih penting untuk perkembangan sepak bola nasional.
Jika Indonesia berhasil lolos ke fase ketiga, mereka harus fokus penuh untuk memastikan tempat di Piala Dunia, sehingga menurunkan tim utama di Piala AFF menjadi kurang diprioritaskan.
Pertandingan dalam fase ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 14 dan 19 November, hanya empat hari sebelum pembukaan Piala AFF 2024. Kondisi ini memunculkan wacana pembentukan dua timnas Indonesia untuk mengatasi bentrokan jadwal tersebut.
Baca Juga: Memori Manis Pertemuan Timnas Indonesia vs Tanzania Ketika Kurniawan Dwi Yulianto Borong Dua Gol
Beberapa perubahan signifikan juga sedang dipertimbangkan oleh PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia), termasuk pembagian skuad menjadi dua tim berbeda untuk dua kompetisi tersebut. Hal ini bertujuan agar Timnas Indonesia tetap kompetitif di kedua turnamen tanpa mengorbankan persiapan dan performa di kualifikasi Piala Dunia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022