Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 10 Mei 2024 | 17.37 WIB

Gara-gara Netizen, Citra Indonesia Rusak di Mata Dunia Usai Emoji Rasis ke Medsos Timnas Guinea

Hentikan tindakan rasis di sepak bola. Twitter/@Joueurs_GN - Image

Hentikan tindakan rasis di sepak bola. Twitter/@Joueurs_GN

JawaPos.com – Citra Indonesia rusak di mata dunia, terlebih umpatan rasis dari netizen Tanah Air terhadap media sosial Timnas Guinea merebak usai Timnas Indonesia U-23 gagal melaju ke Olimpiade 2024.

Skuad Garuda Muda gagal melaju ke Olimpiade 2024 setelah menyerah 0-1 dari Guinea U-23 dalam play-off Olimpiade di Stade Pierre Pibarot, Paris, Kamis (9/5) malam WIB.

Kegagalan itu ternyata direspon negatif oleh para netizen Indonesia dengan menyerang akun medsos Timnas Guinea. Emoji monyet hingga simbol kotak hitam membanjiri akun tersebut.

Bahkan, perkataan tak pantas seperti ‘negro’ mengalir deras di akun Twitter hingga Instagram yang akhirnya menonaktifkan komentar untuk menghindari masalah makin meluas.

Akun Twitter Timnas Guinea @Joueurs_GN menyampaikan bahwa pihaknya turut prihatin atas pesan maupun komentar yang disampaikan fans Timnas Indonesia.

Mereka mengeluhkan bahwa tindakan rasis masih saja terjadi di dunia olahraga, khususnya sepak bola. Karena itu, pihaknya tak akan pernah berhenti memerangi itu (perlakuan rasis). “No TO RACISM!”

Belum ada sanksi atas tindakan ini, tapi tindakan netizen Indonesia tentu saja memalukan negeri sendiri. Mereka yang mengatasnamakan fans Garuda telah mencoreng nama besar Indonesia lewat komentar yang patut disayangkan tersebut.

Padahal, Presiden FIFA Gianni Infantino yang turut menonton pertandingan tersebut sempat memuji perjuangan skuad Garuda Muda. Orang nomor satu di organisasi sepak bola dunia itu bahkan berpesan bahwa fans Indonesia perlu bangga memiliki skuad yang dilatih Shin Tae-yong tersebut.

Sayang, ucapan Infantino sepertinya tak bisa meredakan amarah dan rasa kecewa fans Indonesia melihat tim kesayangan tersingkir menuju Olimpiade 2024.

Netizen Indonesia sepertinya harus belajar positif dalam mendukung perjuangan Witan Sulaeman dan kawan-kawan. Tak seharusnya kekecewaan itu lantas menyerang pihak lawan, apalagi sampai bersikap rasis.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore