
AYO BANGKIT: Banyak pelajaran yang diperoleh dari pertandingan semalam. Semoga Garuda Muda bisa bangkit dan berjuang di Olimpiade 2024. (Instagram Marselino Ferdinan)
JawaPos.com — Pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Asia U-23 2024 antara Timnas Indonesia U-23 dan Irak U-23 tidak berakhir sesuai harapan Garuda Muda.
Kekalahan dengan skor 1-2 dari Irak memicu kekecewaan dari para netizen, yang kemudian melampiaskannya dengan kritik terhadap performa Marselino Ferdinan.
Pemain bernomor punggung 7 itu menjadi sasaran kritik atas penampilannya yang dinilai individualis, yang membuat serangan Indonesia sering kali tidak produktif.
"Main bola jangan pelit woi !!!" sindir salah satu netizen.
"Lu mau main sendiri ke paris hah? egois banget" timpal netizen lain.
"Bang besok besok jangan terlalu banyak gocek lahhh," netizen lain mengomentari.
Meskipun sempat unggul berkat gol Ivan Jenner, penampilan Marselino di lapangan dinilai tidak sesuai harapan. Komentar negatif dari netizen mulai mengalir di media sosial, dengan beberapa di antaranya menyebut Marselino sebagai pemain yang egois dan terlalu banyak menggagalkan serangan Indonesia.
Namun, menurut situs AFC, statistik menunjukkan kontribusi Marselino yang cukup signifikan dalam laga tersebut. Mantan pemain Persebaya Surabaya itu melakukan 57 operan, memenangkan 12 duel perebutan bola, melepaskan 5 shots, dan satu on target. Selain itu, Marselino juga membuat dua chances dan membantu pertahanan dengan melakukan 4 tekel dan satu clearance.
Tidak hanya itu, Marselino juga sudah mencatatkan dua gol bagi Indonesia sepanjang Piala Asia U-23 2024. Namun, hal ini tidak cukup untuk meredakan kekecewaan dari sebagian pendukung.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut memberikan komentarnya terkait permainan Timnas Indonesia U-23. Menteri BUMN ini menegaskan bahwa sepak bola adalah permainan tim, bukan individu. Erick mengingatkan para pemain, termasuk Marselino, bahwa kesuksesan tim tidak bisa diukur dari performa satu atau dua orang saja.
"Kita jatuh bersama dan bangun bersama. Sepak bola bukan permainan dua orang, permainan 11 orang," kata Erick Thohir dikutip dari akun Instagram resminya, Jumat (3/5). Perkataan Erick Thohir itu pun lekat dengan permainan Marselino Ferdinan yang tengah menjadi sorotan publik.
Meskipun kekecewaan menyeruak, Erick Thohir tetap memberikan dorongan kepada para pemain. Dia meminta mereka untuk menurunkan ego dan kembali bermain sebagai sebuah tim solid. Erick juga menyadari bahwa meskipun kekalahan ini memperberat langkah menuju Olimpiade 2024, namun masih ada kesempatan untuk bangkit melalui play-off melawan Guinea U-23.
"Masih ada satu kesempatan, kalian harus bermain kembali sebagai tim," kata Erick Thohir.
"Semua momen harus dimanfaatkan, masih mau main? Ayo kita fight back come on," kata Erick dibalas seruan para pemain.
"Jerih payah kalian sudah habis-habisan, satu game lagi kalian give up, jangan, kalian akan menyesal seumur hidup," tegas Erick.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
