
ROMBAK PEMAIN: Paul Munster janjikan skuad yang lebih baik di musim depan bersama Persebaya Surabaya. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Kekalahan yang memilukan dari Persib Bandung bukanlah akhir dari segalanya bagi Persebaya Surabaya. Meskipun ditaklukkan dengan skor telak 3-1 di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu sore, 20 April, Persebaya masih memiliki alasan untuk bersorak.
Bagaimana tidak, Paul Munster, pelatih Persebaya, telah mengamankan timnya dari ancaman degradasi.
Pertandingan itu menjadi panggung bagi David da Silva, mantan bomber Persebaya yang kini menjadi andalan Persib Bandung. Dengan mencetak hattrick, dia mengukir sejarah di pertandingan tersebut. Satu-satunya gol yang diciptakan oleh Green Force datang dari tendangan bebas brilian Dusan Stevanovic.
Meski harus menelan kekalahan, Paul Munster tetap memberikan pujian kepada Persib Bandung. Menurutnya, Persib semakin menunjukkan kekuatan yang memukau, bukan hanya dari starting eleven, tetapi dari keseluruhan skuad mereka.
“Seiring berjalannya pertandingan, Persib menjadi tim yang sangat kuat. Bukan hanya starting eleven saja, tapi seluruh skuadnya,” kata Munster seusai laga seperti dikutip dari laman resmi Persebaya.
Meski demikian, kekalahan tersebut tidak membuat Paul Munster berlarut-larut dalam kesedihan. Dia langsung mengalihkan fokusnya pada dua pertandingan terakhir di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Dengan amannya Persebaya dari degradasi, Munster berencana untuk mempersiapkan tim yang lebih kuat untuk musim depan, dengan harapan bisa bersaing di papan atas.
“Sekarang kami fokus untuk pertandingan berikutnya, dua laga terakhir yang semuanya di kandang. Kami juga sudah aman dari degradasi, sehingga bisa mempersiapkan tim yang kuat untuk musim depan, dengan pemain yang lebih baik,” tegas Munster.
Namun, posisi Persebaya yang terjauh dari persaingan papan atas memberikan catatan yang mengkhawatirkan bagi Munster. Dia menegaskan bahwa Persebaya tidak boleh terpuruk di liga, dan musim depan harus berubah. Maka, dua pertandingan kandang tersisa harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menunjukkan potensi sejati tim.
“Persebaya tidak boleh terpuruk di liga, seharusnya tidak boleh dalam posisi seperti saat ini. Itu akan kami ubah musim depan,” tegas pelatih asal Irlandia Utara tersebut.
Kemenangan atau kekalahan dalam dua pertandingan tersisa bukanlah satu-satunya faktor yang menentukan nasib Persebaya. Hitungan matematis juga menjadi kunci keberhasilan tim dalam terhindar dari degradasi. Dengan Persita yang mengoleksi poin sama, persaingan menjadi semakin ketat. Namun, berkat keunggulan dalam rekor pertemuan, Persebaya berhasil mengamankan posisinya.
Namun, situasi ini belum menyelesaikan semua teka-teki. Persita masih belum dipastikan degradasi, karena faktor hasil pertandingan tim-tim lain juga menjadi penentu. Dalam menghadapi situasi ini, Munster menekankan pentingnya untuk menjaga disiplin tim, terutama dalam menghindari kartu merah yang bisa merugikan tim.
Dengan demikian, meskipun terpukul oleh kekalahan dari Persib Bandung, Persebaya Surabaya berhasil menyelamatkan diri dari jurang degradasi. Paul Munster dan anak asuhnya kini memiliki waktu dua pertandingan tersisa untuk menunjukkan potensi sejati mereka dan mempersiapkan langkah-langkah strategis untuk musim depan.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
