Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 22 April 2024 | 06.33 WIB

Ternyata Begini Hitung-hitungan Persebaya yang Selamat dari Jurang Degradasi Meski Kalah Telak dari Persib

ROMBAK PEMAIN: Paul Munster janjikan skuad yang lebih baik di musim depan bersama Persebaya Surabaya. (Persebaya Surabaya) - Image

ROMBAK PEMAIN: Paul Munster janjikan skuad yang lebih baik di musim depan bersama Persebaya Surabaya. (Persebaya Surabaya)

JawaPos.com — Kekalahan yang memilukan dari Persib Bandung bukanlah akhir dari segalanya bagi Persebaya Surabaya. Meskipun ditaklukkan dengan skor telak 3-1 di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu sore, 20 April, Persebaya masih memiliki alasan untuk bersorak.

Bagaimana tidak, Paul Munster, pelatih Persebaya, telah mengamankan timnya dari ancaman degradasi.

Pertandingan itu menjadi panggung bagi David da Silva, mantan bomber Persebaya yang kini menjadi andalan Persib Bandung. Dengan mencetak hattrick, dia mengukir sejarah di pertandingan tersebut. Satu-satunya gol yang diciptakan oleh Green Force datang dari tendangan bebas brilian Dusan Stevanovic.

Meski harus menelan kekalahan, Paul Munster tetap memberikan pujian kepada Persib Bandung. Menurutnya, Persib semakin menunjukkan kekuatan yang memukau, bukan hanya dari starting eleven, tetapi dari keseluruhan skuad mereka.

“Seiring berjalannya pertandingan, Persib menjadi tim yang sangat kuat. Bukan hanya starting eleven saja, tapi seluruh skuadnya,” kata Munster seusai laga seperti dikutip dari laman resmi Persebaya.

Meski demikian, kekalahan tersebut tidak membuat Paul Munster berlarut-larut dalam kesedihan. Dia langsung mengalihkan fokusnya pada dua pertandingan terakhir di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Dengan amannya Persebaya dari degradasi, Munster berencana untuk mempersiapkan tim yang lebih kuat untuk musim depan, dengan harapan bisa bersaing di papan atas.

“Sekarang kami fokus untuk pertandingan berikutnya, dua laga terakhir yang semuanya di kandang. Kami juga sudah aman dari degradasi, sehingga bisa mempersiapkan tim yang kuat untuk musim depan, dengan pemain yang lebih baik,” tegas Munster.

Namun, posisi Persebaya yang terjauh dari persaingan papan atas memberikan catatan yang mengkhawatirkan bagi Munster. Dia menegaskan bahwa Persebaya tidak boleh terpuruk di liga, dan musim depan harus berubah. Maka, dua pertandingan kandang tersisa harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menunjukkan potensi sejati tim.

“Persebaya tidak boleh terpuruk di liga, seharusnya tidak boleh dalam posisi seperti saat ini. Itu akan kami ubah musim depan,” tegas pelatih asal Irlandia Utara tersebut.

Kemenangan atau kekalahan dalam dua pertandingan tersisa bukanlah satu-satunya faktor yang menentukan nasib Persebaya. Hitungan matematis juga menjadi kunci keberhasilan tim dalam terhindar dari degradasi. Dengan Persita yang mengoleksi poin sama, persaingan menjadi semakin ketat. Namun, berkat keunggulan dalam rekor pertemuan, Persebaya berhasil mengamankan posisinya.

Namun, situasi ini belum menyelesaikan semua teka-teki. Persita masih belum dipastikan degradasi, karena faktor hasil pertandingan tim-tim lain juga menjadi penentu. Dalam menghadapi situasi ini, Munster menekankan pentingnya untuk menjaga disiplin tim, terutama dalam menghindari kartu merah yang bisa merugikan tim.

Dengan demikian, meskipun terpukul oleh kekalahan dari Persib Bandung, Persebaya Surabaya berhasil menyelamatkan diri dari jurang degradasi. Paul Munster dan anak asuhnya kini memiliki waktu dua pertandingan tersisa untuk menunjukkan potensi sejati mereka dan mempersiapkan langkah-langkah strategis untuk musim depan.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore