
LEGENDARIS: Foto legenda Semen Padang yang pernah berkontribusi besar bagi klub asal Padang tersebut. (Padang Ekspres)
JawaPos.com —Anton Syofnevil, seorang legenda dalam sejarah Semen Padang FC, telah menorehkan jejaknya dalam dunia sepak bola sejak tahun 1986.
Kisah perjalanannya dengan klub ini tidak hanya menggambarkan dedikasi dan kesetiaan, tetapi juga masa kejayaan dan pencapaian yang mengesankan.
Awal kisah Anton dengan Semen Padang FC dimulai pada 1986, ketika dia bergabung dengan klub setelah satu musim memperkuat PSP Padang di Divisi Utama. Pada hari pertama latihan bersama tim Porda Sumbar, Anton Syofnevil dan dua pemain Porda lainnya, Afdal Yusra dan Wellyansyah, mendapat tawaran menarik dari Pelatih Kepala Suhatman Imam untuk bergabung dengan Semen Padang FC. Tanpa ragu, Anton Syofnevil menerima tawaran tersebut, dan sejak itu dia resmi memperkuat Kabau Sirah.
"Saya ini generasi kedua di Semen Padang FC bersama dengan sejumlah pemain lainnya seperti Wellyansyah, Delfi Adri, Afdal Yusra, Toufik Yunus, dan Masykur Rauf. Sedangkan generasi pertama Semen Padang FC ketika itu, adalah Muhamarman, Ramlan, Aprous, Syafrianto Rusli, dan Suranto. Saya berseragam Semen Padang FC sejak 1986 hingga 1996," tutur Anton Syofnevil dikutip dari Padang Ekspres.
Sebagai bagian dari generasi kedua Semen Padang FC, Anton Syofnevil bersama rekan-rekannya seperti Wellyansyah, Delfi Adri, dan Afdal Yusra, mengalami masa kejayaan klub ini di kancah sepak bola Indonesia. Mereka berhasil meraih gelar juara Piala Galatama pada 1992, setelah mengalahkan Arema Malang di final. Prestasi lainnya termasuk mewakili Indonesia di Piala Winners Asia tahun 1993–1994, di mana Semen Padang FC berhasil mencapai babak delapan besar.
Dalam debutnya di kompetisi Asia ini, Semen Padang FC melewati babak pertama tanpa pertandingan dan berhasil mengalahkan tim Vietnam, Cang Sai Gon, dengan skor keseluruhan 2-1 di babak kedua. Namun, di babak ketiga, mereka kalah dari tim Jepang, Nissan Motors FC, dengan skor agregat 2-12, setelah hanya berhasil menang 2-1 di kandang sendiri.
Selama sepuluh tahun bermain untuk Semen Padang FC, Anton menjadi bagian dari sejarah gemilang klub. Namun, pada tahun 1996, dia memutuskan untuk pindah ke PSP Padang, di mana dia turut membantu klub tersebut meraih gelar juara Divisi 1 dan promosi ke Liga 1 Indonesia.
"Setelah 10 tahun di Semen Padang FC, saya pindah ke PSP Padang dari 1996 hingga pensiun sebagai pesepakbola profesional pada 2002 di usia 37 tahun. Di musim pertama bersama PSP Padang, saya bersama Taufik Yunus, Delfi Adri, Abdul Aziz dan Trisno Afandi, berhasil membawa PSP Padang Juara Divisi 1 dan promosi ke kancah liga tertinggi Indonesia (Liga 1)," bebernya.
Setelah pensiun sebagai pemain profesional pada 2002, Anton Syofnevil kembali ke PT Semen Padang dan bekerja sebagai karyawan. Selama kariernya sebagai pemain sepak bola, dia mengaku tidak pernah masuk kantor, karena fokus sepenuhnya pada sepak bola. Anton menganggap bahwa kebebasannya untuk memilih klub mana pun untuk bermain adalah sebuah apresiasi dari manajemen Semen Padang.
"Saya fokus di sepakbola dan diberikan kebebasan untuk main di tim mana pun. Tentunya, kebebasan tersebut adalah sebuah apresiasi dari manajemen PT Semen Padang," tuturnya.
Di tengah harapan untuk kembali merasakan Liga 1, Anton Syofnevil juga memberikan pandangannya tentang kondisi Semen Padang FC saat ini. Dia berharap agar klub kembali ke level tertinggi sepak bola Indonesia, dan mengajak masyarakat Sumatera Barat, terutama para fans, untuk mendukung perjalanan klub menuju pencapaian tersebut.
"Level Semen Padang FC itu Liga 1. Jadi, sedih rasanya kalau Semen Padang FC tetap masih berada di Liga 2. Mudah-mudahan, tahun depan Semen Padang kembali ke Liga I, karena kalau dilihat dari dua kali permainan terakhir hasilnya bagus, karena mendapat poin di kandang lawan. Namun begitu, saat main di kandang, Semen Padang FC harus menang," ujarnya.
Pada akhirnya Semen Padang FC berhasil kembali ke Liga 1 setelah menjadi runner-up Liga 2 musim 2023/2024 setelah dikandaskan PSBS Biak di final yang berlangsung Home dan Away tersebut. Selanjutnya menarik untuk melihat kiprah Semen Padang FC musim depan apakah bisa bertahan lama di level tertinggi Liga Indonesia atau hanya numpang lewat.
Kisah perjalanan Anton Syofnevil sebagai bagian dari generasi kedua Semen Padang FC telah menginspirasi banyak orang dalam dunia sepak bola. Dedikasinya yang tak kenal lelah, prestasinya yang gemilang, dan kesetiaannya kepada klub yang dicintainya, membuatnya menjadi salah satu legenda yang dihormati dalam sejarah klub tersebut.
Biodata Anton Syofnevil

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
