Persis Solo resmi degradasi. (Dok. Persis)
JawaPos.com – Persis Solo harus menerima kenyataan pahit terdegradasi dari Super League 2025–2026. Laskar Sambernyawa turun kasta menyusul PSBS Biak dan Semen Padang yang lebih dulu terlempar ke Championship musim depan.
Kepastian degradasi Persis terjadi seusai Madura United menundukkan PSM Makassar 2-0 di Stadion Gelora Bangkalan, kemarin (23/5). Dua gol Junior Brandao memastikan Madura United bertahan di kasta tertinggi sekaligus memupus harapan Persis untuk selamat.
Padahal, pada hari yang sama, Persis mampu menuntaskan laga terakhir dengan kemenangan 3-1 atas tuan rumah Persita Tangerang di Stadion Internasional Banten. Jefferson Carioca membawa Persis unggul pada menit ke-44 sebelum Miroslav Maricic menambah keunggulan di babak kedua. Dejan Tumbas kemudian menutup kemenangan lewat gol pada masa injury time.
Namun, tambahan tiga poin tidak cukup mengangkat posisi Persis dari zona degradasi. Persis finis di peringkat ke-16 dengan koleksi 34 poin, sama seperti PSM Makassar yang berada satu tingkat di atasnya. PSM berhak bertahan karena unggul head-to-head atas Persis. Alhasil, tim kebanggaan Pasoepati itu menjadi tim terakhir yang terdegradasi musim ini.
“Terima kasih telah berjuang bersama, sehurmat-hormatnya demi lambang di dada hingga detik terakhir laga,” demikian tertulis dalam akun Instagram resmi Persis.
Degradasi tersebut sekaligus melanjutkan tren penurunan performa Persis dalam empat musim terakhir. Pada musim 2022–2023, saat mereka baru kembali ke kasta tertinggi, Persis mampu finis di peringkat ke-10. Semusim kemudian, mereka sempat menembus posisi ketujuh pada musim 2023–2024.
Akan tetapi, performa Persis mulai menurun pada musim 2024–2025 setelah hanya finis di posisi ke-14. Puncaknya terjadi musim ini ketika mereka terlempar ke peringkat ke-16 dan harus turun kasta.
Sementara itu, Semen Padang dan PSBS Biak sudah lebih dahulu dipastikan degradasi sebelum laga terakhir dimainkan. Semen Padang mengakhiri musim di posisi ke-17 dengan 20 poin, sedangkan PSBS Biak menjadi juru kunci setelah hanya mengoleksi 18 poin.