
LANJUTKAN REKOR: Robson Duarte dan skuad Persebaya Surabaya harus berjuang untuk melanjutkan rekor dan siap antarkan Arema FC ke zona degradasi. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Derbi Jatim antara Arema FC versus Persebaya Surabaya kembali memanas dalam lanjutan Liga 1 2023/2024. Pertarungan sengit antara dua kekuatan sepak bola Jawa Timur ini akan menjadi sorotan utama, terutama dengan misi Persebaya untuk mempertahankan rekor tak terkalahkan mereka melawan Arema.
Laga berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali pada Rabu, 27 Maret 2024, dan disiarkan langsung oleh INDOSIAR serta Vidio.com pukul 20.30 WIB. Green Force, julukan Persebaya Surabaya, akan berupaya keras untuk mempertahankan supremasi mereka atas tim rival ini.
Persebaya Surabaya telah mengamankan empat kemenangan beruntun dalam pertemuan terakhir mereka dengan Arema FC. Rekor ini menjadi modal penting bagi Paul Munster, pelatih Persebaya, dalam mempersiapkan timnya menjelang pertandingan penting ini. Paul Munster menegaskan bahwa semua pemain telah berlatih dengan tekun dan fokus untuk menghadapi tantangan berat melawan Arema FC.
“Kita tidak terlalu memikirkan itu (tanpa penonton). Kita harus tetap menghormati peraturan, kami hanya fokus kepada permainan, fokus kepada para pemain dan yang paling penting adalah permainannya,” tutur Paul Munster dikutip dari laman resmi Badan Liga Indonesia.
Dengan jeda kompetisi selama dua pekan, Persebaya Surabaya memiliki waktu yang cukup untuk mematangkan strategi dan taktik mereka. Paul Munster memanfaatkan waktu ini dengan baik untuk memantau kondisi dan performa pemainnya.
“Kita tahu mereka meraih hasil bagus dalam beberapa pertandingan terakhir. Tidak boleh meremehkan, kita akan fokus dari hari ke hari. Kita akan berjuang maksimal untuk meraih tiga poin,” ujar Paul Munster.
Meskipun Green Force sedang dalam performa yang bagus, mereka tidak boleh meremehkan Arema FC yang juga akan tampil dengan semangat tinggi. Pelatih Arema FC, Widodo Cahyono Putro, telah melakukan persiapan matang untuk pertandingan ini.
"Tentu saja saya lihat pemain sudah mulai fresh setelah kami liburkan dua hari kemarin," ucap pelatih Arema FC Widodo Cahyono Putro.
"Mereka tetap semangat meskipun latihan di bulan Ramadan," jelasnya.
"Kami berharap mereka bisa meningkatkan individual dan tim, terutama di dalam positioning dalam defend," ujarnya.
Arema FC sendiri sedang dalam situasi yang sulit setelah mengalami kekalahan pertamanya di bawah kepemimpinan Widodo Cahyono Putro. Namun, mereka berharap bisa mengakhiri tren negatif mereka dengan meraih kemenangan penting melawan Persebaya Surabaya.
"Pokoknya jangan mau kalah, karena posisi kami belum aman," pungkasnya.
Perjuangan Arema FC juga menjadi sorotan, dengan harapan untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen Liga 1. Meskipun demikian, mereka harus menghadapi tantangan besar mengingat rekor buruk mereka dalam pertemuan terakhir dengan Green Force.
Jadwal sibuk menanti kedua tim setelah pertandingan ini. Persebaya Surabaya akan melanjutkan perjuangan mereka melawan Dewa United, Persib Bandung, Bali United, dan Persik Kediri. Sementara Arema FC akan berusaha bangkit saat bertemu dengan Persita Tangerang, RANS Nusantara FC, dan Persikabo 1973.
Dengan atmosfer yang memanas, pertarungan antara Persebaya Surabaya dan Arema FC di Derbi Jatim ini tidak hanya sekadar laga biasa. Ini adalah pertemuan dua rival abadi yang akan memberikan hiburan spektakuler bagi para pencinta sepakbola Tanah Air.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
