
TERBAIK: PSBS Biak menjadi kampiun Liga 2 musim 2024-2024 setelah di laga final unggul agregat 6-0 atas Semen Padang.
JawaPos.com - Semen Padang gagal revans saat menjamu PSBS Biak dalam partai final leg kedua yang digelar tadi malam di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Sumatera Barat. Kabau Sirah –julukan Semen Padang– kalah 0-3 atau kalah agregat 0-6.
Meski demikian, Kabau Sirah dipastikan tetap promosi ke Liga 1 musim depan. Penasihat Semen Padang Andre Rosiade menegaskan, timnya tidak mau numpang lewat di kompetisi kasta tertinggi.
Dia ingin timnya tetap eksis. Bahkan, pada musim perdananya kembali ke Liga 1, Andre ingin Kabau Sirah bersaing di papan atas.
’’Karena itu, saya sampaikan bahwa manajemen berkomitmen untuk menyiapkan Rp 70 miliar. Kami siapkan anggaran itu agar tim bisa bersaing di papan atas,’’ ujar Andre di Stadion Haji Agus Salim tadi malam.
Selain menyiapkan dana besar, Andre akan mengupayakan agar Kabau Sirah tidak menjadi tim musafir. Upaya itu merujuk pada rencana direnovasinya Stadion Haji Agus Salim.
Berdasar pantauan Jawa Pos, Stadion Haji Agus Salim terkesan kumuh dan tidak terawat. Ruangan media center terkesan kotor.
’’Kami mohon doa dan dukungan agar Semen Padang tidak menjadi tim musafir di Liga 1. Mohon doa dan dukungan agar Pemprov Sumatera Barat bekerja sama dengan Semen Padang untuk renovasi. Semoga kerja sama bisa terwujud agar kami bisa tetap ber-home base di Padang,’’ tegasnya.
Lalu, suporter di tribun selatan mulai masuk ke arena pertandingan dan menyerang para steward. Tak hanya itu, suporter juga melempari penghuni tribun barat yang terdiri atas para penggawa PSBS dan jurnalis dengan benda tumpul dan red flare.
Aksi tidak sportif para suporter itu membuat pertandingan sempat terhenti sekitar 30 menit. Lalu, pertandingan dianggap selesai pada menit ke-81. PSBS menang dengan skor 3-0 atas Semen Padang dengan agregat 6-0. Tiga gol kemenangan PSBS tadi malam dicetak Beto Gonvalves (11’ dan 50’) dan Alexsandro dos Santos (28’).
Regi Aditya, pelatih PSBS, mensyukuri gelar juara Liga 2 musim 2023–2024. Menurut dia, salah satu kunci sukses timnya adalah kemenangan 3-0 pada laga final leg pertama yang digelar di Stadion Cenderawasih, Biak, pada 5 Maret lalu. ’’Kemenangan pada leg pertama membuat tim percaya diri menghadapi leg kedua,’’ ujarnya.
Ruben Sanadi, bek kiri PSBS, tidak dapat menyembunyikan kegembiraan. Baru bergabung pada musim pertama, mantan pemain Bhayangkara Presisi Indonesia FC itu langsung bisa ikut membantu PSBS promosi ke Liga 1. ’’Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang membantu keberhasilan ini,’’ ucap Ruben. (fiq/c6/ali)

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
