Damian Lizio ketika membela Persebaya Surabaya punya catatan manis di era Djajang Nurjaman. (Instagram Damian Lizio)
JawaPos.com — Sebuah cerita inspiratif selalu tersembunyi di balik setiap langkah seorang pemain sepak bola, dan kisah Damian Lizio, mantan gelandang Persebaya Surabaya, tak terkecuali. Pemain berpaspor Bolivia ini pernah mengungkapkan angan-angannya untuk Green Force jelang merayakan ulang tahunnya yang ke-30 pada tanggal 30 Juni 2019.
Bagi Damian Lizio ketika itu, usia 30 tahun adalah tonggak matang bagi seorang pesepak bola. Di momen spesial itu, ia punya harapan sederhana: kemenangan untuk Persebaya Surabaya. Dalam wawancaranya bersama Jawa Pos, Damian Lizio dengan tegas menyatakan keinginannya untuk melihat timnya meraih kemenangan sebagai kado ulang tahun yang paling berharga baginya. Meski sederhana, namun harapan tersebut menuntut kerja keras dan dedikasi yang tinggi dari seluruh tim.
"Yang pasti, saya ingin Persebaya menang," kata mantan pemain River Plate tersebut dikutip dari Jawa Pos Koran Edisi 27 Juni 2019.
Sebagai seorang pemain profesional, Damian Lizio tidak ingin mengumbar target pribadi atau pencapaian individu. Baginya, yang terpenting adalah kontribusi bagi kesuksesan tim. Meskipun belum mencatatkan assist atau mencetak gol dalam empat laga terakhir bersama Persebaya musim ini, Damian Lizio selalu menjadi pilihan utama pelatih Djadjang Nurdjaman di lini tengah tim. Kepercayaan yang diberikan kepadanya menjadi motivasi tambahan bagi Damian Lizio untuk terus memberikan yang terbaik di setiap pertandingan.
Berpindah dari Argentina ke Indonesia untuk bergabung dengan Persebaya Surabaya, Damian Lizio telah menunjukkan dedikasinya sebagai bagian dari Green Force. Dalam empat laga Liga 1 terakhir, Damian Lizio selalu tampil sebagai starter dan tidak pernah digantikan, menunjukkan betapa pentingnya peran dan kontribusinya bagi tim. Meskipun belum berhasil mencetak gol atau mencatatkan assist, Damian Lizio tetap fokus pada tujuan utama: membantu tim meraih kemenangan.
"Saya ingin Persebaya menang di setiap pertandingan," tuturnya.
Damian Lizio juga selalu menekankan betapa pentingnya kemenangan bagi Persebaya Surabaya. Baginya, tidak ada yang lebih memuaskan daripada melihat timnya berhasil meraih hasil positif di setiap pertandingan. Mimpi besar Damian Lizio bersama Green Force adalah untuk membantu timnya lolos ke semifinal Piala Indonesia, sebuah pencapaian yang membutuhkan kerja keras dan komitmen dari seluruh skuad.
Berikut statistik Damian Lizio bersama Persebaya Surabaya berdasarkan data Transfermarkt:
Penampilan: 25
Gol: 6
Assists: 5
Kartu Kuning: 3
Kartu Kuning Kedua: 1
Kartu Merah: 0

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
