Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 25 Februari 2024 | 00.45 WIB

Persibo Menang 2-1 atas Klub Lokal Tuban, Tujuan Uji Coba Bukan Penyelesaian Akhir Usai Juara Liga 3 Jawa Timur

UJI COBA: Persibo menang 2-1 dari Persenga Ngadirejo, Tuban, dalam laga uji coba Jumat (23/2). (YUAN EDO/RDR.BJN) - Image

UJI COBA: Persibo menang 2-1 dari Persenga Ngadirejo, Tuban, dalam laga uji coba Jumat (23/2). (YUAN EDO/RDR.BJN)

JawaPos.com — Persibo Bojonegoro, tim yang baru saja meraih gelar juara Liga 3 Jawa Timur, terus mengasah performa mereka melalui uji coba melawan klub lokal Tuban, Persenga Ngadirejo.

Pertandingan yang digelar di Stadion Letjend Soedirman (SLS) pada Jumat (23/2) menjadi momen penting bagi skuad The Giant Killer untuk mengevaluasi pemain dan strategi mereka, meskipun hasilnya adalah kemenangan tipis 2-1.

Meskipun Persibo Bojonegoro berhasil unggul terlebih dahulu melalui gol dari Fillipo Inzaghi Suyatmo, pelatih dan jajaran staf tim melihat bahwa performa pemain belum mencapai level maksimal.

Gol balasan dari pemain Persenga membuat babak pertama berakhir imbang 1-1, menunjukkan bahwa masih ada pekerjaan rumah yang harus dilakukan oleh Persibo Bojonegoro.

Pada babak kedua, Persibo Bojonegoro melakukan rotasi pemain untuk memberikan kesempatan kepada semua pemain, termasuk pemain trial yang baru bergabung dengan tim. Meskipun tetap mengendalikan permainan, pelatih I Putu Gede menyatakan bahwa performa pemain masih jauh dari yang diharapkan.

I Putu Gede menegaskan bahwa tujuan utama dari uji coba ini bukanlah untuk mencari kemenangan, melainkan untuk melihat kemampuan dan potensi para pemain baru serta memperbaiki strategi tim.

Meskipun mencetak gol lebih banyak adalah hal yang diinginkan, fokus utama adalah pada penguasaan permainan dan penerapan rencana permainan yang telah disiapkan.

‘’Belum bagus (performa pemain,” jelas eks pelatih Arema FC tersebut dilansir dari Radar Bojonegoro.

Selain itu, I Putu Gede juga menyoroti pentingnya pemain untuk mengalahkan diri mereka sendiri, yakni melampaui batas-batas kemampuan mereka sendiri. Ini menunjukkan bahwa persiapan mental dan kekuatan psikologis juga menjadi fokus dalam persiapan tim untuk kompetisi mendatang.

‘’Kami ada penekanan-penekanan lain di uji coba seperti game plan. Pemain harus bisa mengalahkan dirinya sendiri,” terang pelatih 50 tahun tersebut.

Di sisi lain, penyerang baru Persibo Bojonegoro, Ahmad Farid Fauzi, mengalami cedera ringan setelah dilanggar oleh pemain lawan di pertengahan babak kedua.

Meskipun demikian, pelatih memastikan bahwa kondisinya tidak serius dan diharapkan dapat kembali bermain segera. ‘’Kondisi Farid Fauzi sejak datang tidak bugar, juga di uji coba dipaksa bermain,” ungkapnya.

Dalam keseluruhan pertandingan, meskipun hasil akhirnya adalah kemenangan bagi Persibo Bojonegoro, tim dan pelatih tetap menyadari bahwa masih ada ruang untuk perbaikan.

Uji coba ini merupakan bagian dari proses persiapan yang terus-menerus menuju kompetisi yang lebih serius, dan kesempatan untuk mengevaluasi dan memperbaiki adalah hal yang sangat berharga bagi Persibo Bojonegoro dalam perjalanan mereka menuju kesuksesan.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore