Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 11 Februari 2024 | 20.11 WIB

Cerita Widodo Cahyono Putro Menerima Pinangan Arema FC, Ternyata ini Alasannya

BUTUH DUKUNGAN: Widodo Cahyono Putro (tengah) saat bersama dengan pemain dan ofisial pelatih Arema FC. (Badan Liga Indonesia) - Image

BUTUH DUKUNGAN: Widodo Cahyono Putro (tengah) saat bersama dengan pemain dan ofisial pelatih Arema FC. (Badan Liga Indonesia)

JawaPos – Widodo Cahyono Putro bersedia menjadi pelatih kepala Arema FC menggantikan peran Fernando Valente. Namun, ada alasan khusus sebelum Widodo CP menerima tanggung jawab besar tersebut.

Manajemen Arema FC sebelumnya menunjuk Widodo CP karena legenda Timnas Indonesia itu punya karakter kuat untuk membangkitkan semangat juang Singo Edan di sisa laga Liga 1 musim ini.

Selain itu, penunjukan pelatih berusia 53 tahun tersebut lantaran manajemen optimistis Widodo CP tak butuh waktu lama untuk beradaptasi membangun skuad Arema FC.

Manajemen yakin keberadaan Widodo CP dapat meningkatkan gairah serta prestasi Singo Edan dalam persaingan Liga 1, meski saat ini Arema FC masih terjebak di peringkat 16 dengan torehan 21 poin. Mereka baru mengoleksi lima kemenangan, enam hasil imbang, dan 13 kekalahan.

Sementara Widodo CP memiliki optimisme serupa, yakni berusaha keras membawa Arema FC keluar dari zona degradasi. Mantan pelatih Deltras Sidoarjo itu ingin memberikan hasil maksimal pada 10 laga tersisa musim ini.

Namun, sebelum menerima tantangan itu, Widodo CP telah mengikat komitmen dengan pemain terlebih dahulu. Dia membutuhkan itu sebagai modal utama menjalankan misi penyelamatan Singo Edan dari zona degradasi.

“Saya lihat masih adalah kesempatan untuk keluar dari zona merah,” ujar Widodo CP. “Lalu, saya jawab saya kembalikan lagi ke manajemen, coba kembalikan (tanyakan) ke pemain apa mau dengan saya, setuju tidak dengan saya. Hampir semua pemain menyetujui.”

“Oke saya putuskan mau membantu. Saya tidak lihat Arema begini begitu,” ungkapnya.

Widodo CP juga enggan sesumbar mengenai hasil dan target. Menurutnya, sepak bola itu dinamis, semua kemungkinan bisa terjadi.

Selain itu, bergabung dengan tim Arema FC adalah sebuah kebanggaan. Sehingga dia akan memberikan yang terbaik untuk membayar kepercayaan ini.

“Siapa WCP? Kalau tidak ada support dari klub juga yang mencintai Arema tidak ada artinya. Jadi, minta support respect dari manajemen, pemain semua yang cinta Arema. Itu yang saya bawa,” tandasnya.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore