
SELEBRASI: Asnawi Mangkualam (dua kanan) dikerumuni rekan-rekannya setelah membobol gawang Vietnam lewat titik putih di babak pertama. (Tim Media PSSI)
JawaPos.com – Timnas Indonesia mendapat napas baru untuk mencapai babak sistem gugur di Piala Asia 2023. Itu terjadi setelah meraih kemenangan 1-0 melawan Vietnam dalam pertandingan Grup D.
Shin Tae-yong, pelatih Timnas Indonesia, sangat bahagia dengan penampilan gemilang skuad mudanya yang berhasil menyimpan cleansheet dalam pertandingan ketat di Stadion Abdullah bin Khalifa.
Pembeda dalam pertandingan ini adalah penalti Asnawi Mangkualam di babak pertama, yang membawa Timnas Indonesia meraih kemenangan ketiga mereka dalam sejarah Piala Asia. Ini juga menjadi kali kedua mereka berhasil menjaga cleansheet di level kontinental, menandai sebuah prestasi besar untuk tim yang dianggap sebagai salah satu tim termuda di antara 24 tim yang berpartisipasi.
Shin Tae-yong, pelatih asal Korea Selatan tak henti-hentinya memuji potensi dan semangat timnya. "Kami mendapat sedikit keberuntungan hari ini dan saya menghargai dukungan luar biasa yang kami terima," ungkapnya.
Dia menyoroti fakta bahwa timnya memiliki tingkat keberanian dan dedikasi yang tinggi, meskipun kurang pengalaman dibandingkan dengan pesaing mereka.
"Tim kami adalah yang termuda di antara 24 tim di sini. Karena itu, mereka kurang sedikit pengalaman, tapi kami akan terus berkembang," ujar Shin Tae-yong.
Meski menyatakan kebanggaan atas penampilan anak asuhnya, dia dengan bijak mengingatkan bahwa tantangan di turnamen ini masih panjang dan penuh ketidakpastian.
"Mungkin Vietnam mengubah strategi mereka di babak kedua, sehingga terjadi perbedaan dalam permainan, tapi saat kami memimpin, mungkin para pemain ingin mempertahankan keunggulan. Itu adalah sesuatu yang sulit dikendalikan karena hanya bisa dicapai dengan pengalaman."
Dengan tiga poin berharga dari kemenangan susah payah ini, Timnas Indonesia kini berada di posisi ketiga dalam klasemen Grup D, menyamai poin dengan juara empat kali Jepang. Irak sudah memastikan tempat pertama setelah menang 2-1 melawan Jepang, membuat pertandingan terakhir Timnas Indonesia melawan Jepang menjadi sangat krusial.
Sementara itu, Vietnam, yang kalah dalam pertandingan ini, sekarang hanya memiliki kebanggaan sebagai taruhannya ketika mereka menghadapi Irak pada pertandingan terakhir fase grup.
Namun, Philippe Troussier, pelatih kepala Vietnam, tetap fokus pada perbaikan timnya untuk pertandingan mendatang dan kualifikasi Piala Dunia 2026 dan Piala Asia 2027.
"Perasaan pertama saya adalah kekecewaan karena kami kalah dalam pertandingan tersebut," kata Troussier. "Hasilnya hari ini jelas. Pada saat yang sama, semangat dan cara kami bermain di babak kedua, mungkin kami pantas mendapatkan gol."
Dia mengidentifikasi aspek fisik sebagai titik lemah timnya. "Seperti yang kami tunjukkan di turnamen ini, kami hanya bisa bermain dengan intensitas tinggi selama 60 menit," timpalnya.
Troussier dengan jelas menyadari bahwa untuk bersaing di tingkat ini, Vietnam perlu meningkatkan daya tahan fisik mereka.
Pertandingan berikutnya bagi Timnas Indonesia melawan Jepang akan menjadi ujian besar, tetapi keberhasilan mereka melawan Vietnam telah menunjukkan bahwa tim ini mampu menghadapi tantangan dengan kepala tegak.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
