Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 4 Januari 2024 | 19.12 WIB

Permainan Timnas Indonesia Sesungguhnya Bakal Tersaji di Uji Coba Kedua Lawan Libya

BELUM SESUAI HARAPAN: Saddil Ramdani (kanan) berebut bola dengan pemain Libya Elmahdi Elkout di Mardan Sport Complex, Antalya, Turki, Selasa lalu. - Image

BELUM SESUAI HARAPAN: Saddil Ramdani (kanan) berebut bola dengan pemain Libya Elmahdi Elkout di Mardan Sport Complex, Antalya, Turki, Selasa lalu.

JawaPos.com - Tim nasional Indonesia babak belur saat beruji coba melawan Libya di Mardan Sport Complex, Antalya, Turki, pada Selasa (2/1) sore waktu setempat.

Libya empat kali menggetarkan gawang Indonesia lewat gol yang masing-masing dicetak A. Ekrawa (25’), Al Khoja (58’), Al Qulaib (89’), dan Alaa Al Qajdar (90+2’).

Meski kalah telak, pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong (STY) meminta publik sepak bola Indonesia untuk tidak resah. Kekalahan itu tidak menandakan persiapan timnas Indonesia jelang Piala Asia 2023 Qatar berantakan.

’’Saya tidak melihat apa-apa dalam uji coba tersebut. Saya hanya mau mengecek kondisi para pemain tanpa melihat hasil pertandingan,’’ ujar pelatih asal Korea Selatan itu dalam sesi konferensi pers secara daring kemarin.

STY meminta publik untuk tidak gusar. Pelatih timnas Korea Selatan di ajang Piala Dunia 2018 Rusia itu menjamin permainan timnas Indonesia sesungguhnya akan dimulai besok. Tepatnya saat kembali berhadapan dengan Libya besok (5/1) malam di tempat yang sama.

Karena itu, jelang pertandingan tersebut, STY mulai menyiapkan segalanya. Persiapan yang dibangun STY tidak hanya berfokus pada pertandingan kedua melawan Libya. Tapi juga berkesinambungan untuk beruji coba melawan Iran (9/1) dan fase grup Piala Asia 2023 Qatar.

’’Mulai hari ini (kemarin, Red) kami fokus untuk pertandingan tanggal 5 Januari (melawan Libya) dan tanggal 9 Januari (melawan Iran). Persiapan itu kami bangun untuk difokuskan menghadapi pertandingan pertama Piala Asia. Jadi, para fans tidak perlu khawatir soal kekalahan kemarin,’’ tegas STY.

Pelatih 53 tahun itu juga memastikan komposisi starting line-up berbeda daripada saat berhadapan dengan Libya pada Selasa (2/1). Dalam laga itu, STY merotasi pemainnya secara besar-besaran pada babak kedua. Semua pemain yang diturunkan pada babak pertama diganti. Kecuali penjaga gawang Syahrul Trisna.

Mantan pelatih Seongnam Ilhwa Chunma itu punya alasan di balik rencana tersebut. Menurut STY, strategi itu dipakai karena jadwal kedatangan para pemain berbeda-beda. Ada pemain yang mengikuti pemusatan latihan sejak awal.

Tapi, ada pula pemain yang baru datang pada awal Januari. Bahkan, ada juga pemain yang datang pada H-1 pertandingan melawan Libya.

’’Pemain yang datang sejak awal selalu saya berikan materi latihan fisik sampai H-1 pertandingan. Jadi, saya memang tidak melihat skor dan isi pertandingan tersebut. Saya hanya ingin melihat kondisi pemain saja,’’ pungkasnya. (fiq/c17/ali)

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore