
Hendro Kartiko legenda Persebaya Surabaya dan Timnas Indonesia. (JawaPos.com)
JawaPos.com – Perjalanan Timnas Indonesia di Piala Asia 2023 memiliki sejarah yang cukup panjang, salah satunya melalui kontribusi tiga legenda hidup sepak bola Indonesia, Hendro Kartiko (8 caps), Bambang Pamungkas (6 caps), dan Ismed Sofyan (6 caps) pernah bermain bersama dalam tiga pertandingan Piala Asia selama 90 menit.
Di antara ketiganya, Hendro Kartiko menjadi salah satu sosok penting Persebaya Surabaya ketika juara Liga Indonesia 2004.
Hendro Kartiko, "Fabien Barthez Indonesia" yang Merajai Piala Asia
Hendro Kartiko atau yang akrab disapa "Fabien Barthez Indonesia" bukanlah nama asing di dunia sepak bola Tanah Air. Lahir pada 24 April 1973 di Banyuwangi, Jawa Timur, Hendro Kartiko tumbuh menjadi salah satu penjaga gawang terbaik Indonesia. Kepalanya yang plontos dan performa brilian membuatnya mendapat julukan yang melekat erat pada dirinya.
Prestasinya di panggung internasional tak terbantahkan. Hendro telah memperkuat Timnas Indonesia sejak 1996, dan perjalanan kariernya membawanya berlaga di Piala Asia 1996 dan Piala Asia 2000. Pada tahun 2000, penampilannya di Piala Asia membuatnya ditetapkan sebagai kiper utama tim bintang Asia 2000 oleh AFC.
Tak hanya bersinar di panggung internasional, Hendro juga menjelajahi jagat sepak bola domestik. Dari Persid Jember hingga Persija Jakarta, Hendro Kartiko menjadi andalan setiap tim yang dibelanya. Keputusannya untuk gantung sarung tangan setelah hampir 17 tahun bersinar di lapangan menandai akhir dari era gemilangnya sebagai seorang pemain.
Namun, kisah Hendro belum berakhir di situ. Dengan semangat yang masih membara, dia beralih menjadi pelatih kiper, membimbing generasi penerusnya di Arema dan Pelita. Dengan pengalaman luasnya, Hendro tidak hanya menjadi pelatih tapi juga mentor dan sahabat bagi anak-anak asuhnya.
Perjalanan Karier Hendro Kartiko, Kiper Terbaik dengan Jejak Klub yang Mengesankan
Pendidikan sepak bola Hendro dimulai di berbagai klub junior sejak 1989, termasuk Glenmore Banyuwangi dan PS Unmuh Jember. Namun, perjalanan kariernya benar-benar melambung ketika dia memasuki level senior. Dari Persid Jember hingga Persija Jakarta, Hendro mengukir sejarah dan mengantarkan timnya meraih berbagai prestasi.
Berikut adalah sebagian dari jejak karir Hendro Kartiko di berbagai klub:
1994-1995: Persid Jember
1995-1998: Mitra Surabaya
1998-2000: Persebaya Surabaya
2000-2002: PSM Makassar
2002-2003: PSPS Pekanbaru

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
