
SEMANGAT: Muhammad Iqbal (kiri) dan penggawa anyar Yohanes Kandaimu berlatih di Stadion Gelora 10 November, Surabaya.
JawaPos.com – Mulutmu adalah harimau-mu, peribahasa yang tepat menggambarkan perilaku akun @r_verde12 yang melakukan tindakan rasial kepada pemain Persebaya Surabaya, Yohanes Kandaimu.
Aksi bermula saat Yohanes melakukan gol bunuh diri di pengujung babak pertama saat Persebaya menjamu Borneo FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (3/9).
Gol bunuh diri itu tampaknya membuat oknum Bonek ini geram hingga menulis “Coret kera Kandaimu” di akun Instagram @r_verde12. Tulisan itu kemudian menjadi viral, apalagi akun Instagram lainnya, @surabayabalbalan, melaporkan bahwa manajemen Persebaya sempat berencana membawa masalah ini ke ranah hukum.
"Manajemen kabarnya akan perkarakan akun tersebut akibat komentar rasisnya terhadap salah satu pemain Persebaya. Hal itu dilakukan sebagai efek jera," tulis postingan akun @surabayabalbalan.
Seperti takut diperkarakan, si empu akun @r_verde12 kemudian mendatangi mess Persebaya. Dia kemudian meminta maaf atas ucapannya kepada pemain berusia 28 tahun asal Kabupaten Mappi, Provinsi Papua Selatan, tersebut.
Prilaku @r_verde12 memang tak bisa dimaafkan, apalagi Yohanes sempat memarahinya karena celotehan tak pantas itu dapat menimbulkan gejolak berujung perang
"Gara-gara pembicaraan ini, orang Papua mau kau (oknum suporter) bunuh, kau tembak. Itu dengarkan itu," ungkap Kandaimu dalam video yang diunggah akun Instagram @Greencyber27.
Yang jelas, aksi ini membuat seluruh pemain Persebaya hingga Uston Nawawi memberikan dukungan kepada Yohanes. Uston justru memuji penampilan Yohanes yang menjalani debutnya bersama Persebaya musim ini.
Meski mencetak gol bunuh diri dan melakukan sejumlah kesalahan, Uston menganggap hal itu masih normal. "Saya kira Kandaimu gak ada masalah mainnya. Terlepas dari tadi ada satu atau dua kali kesalahan, masih normal. Saya kira secara keseluruhan cukup bagus," ungkap Uston.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
