
Pemain Persik Kediri saat berlatih di Stadion Kapten I Wayan Dipta.
JawaPos.com – Rasa lelah jadi lawan utama Persik Kediri sebelum menghadapi tuan rumah Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, malam ini. Macan Putih hanya punya waktu tiga hari untuk persiapan.
Itu pun harus hilang untuk menempuh perjalanan panjang dari Parepare menuju Pulau Dewata. Pelatih Persik Marcelo Rospide harus memutar otak. Dia juga tidak bisa memberikan latihan maksimal untuk melawan Bali United.
’’Kami baru latihan lagi kemarin (6/8) setelah satu hari libur. Fokus juga hanya pada recovery pemain,’’ tuturnya.
Marcelo mengakui persiapan lawan Serdatu Tridatu tidak baik. Opsi terbaik agar pemainnya bisa bermain sepanjang 90 menit adalah memberi waktu istirahat dibandingkan evaluasi.
’’Saya berpikir kami mungkin tidak bisa kerahkan 100 persen kondisi fisik, tapi kami tetap harus lakukan yang terbaik,’’ tegasnya.
Modalnya hanya semangat juang tinggi. Kemenangan atas PSM Makassar ketika away Kamis (3/8) lalu jadi senjatanya. Kemenangan yang membuat mental dan kepercayaan diri anak asuhnya meningkat drastis.
Modal semangat juang tinggi saja tentu tidak akan cukup. Lawannya, Bali United, adalah tim yang empat pertandingan terakhir tidak terkalahkan. Tiga kali menang dan sekali imbang.
Belum lagi, Bali United akan kembali mendapat suntikan semangat dari suporternya. Pendukung Bali United sudah duduk bersama manajemen untuk berbicara soal harga tiket. Dan kesepakatan pun terwujud. Stadion Kapten I Wayan Dipta akan kembali bergemuruh dipenuhi puluhan ribu suporter Bali United.
’’Target kami hanya bisa dapat poin,’’ ucap pelatih asal Brasil tersebut. Di kubu tuan rumah, rasa lelah sebenarnya juga hinggap di Fadil Sausu dkk. Mereka juga baru saja pulang dari lawatan ke Stadion Bandung Lautan Api (3/8).
Hanya, skuad Serdadu Tridatu lebih ’’fresh’’ karena punya kedalaman skuad yang lebih baik. Bahkan, pelatih Bali United Stefano Cugurra Teco akan menentukan starting line-up dari kondisi pemain. Yang lebih bugar akan dimainkan malam ini.
’’Kami pilih yang lebih siap fisiknya. Mudah-mudahan besok (hari ini) bisa main bagus dan menang,’’ ungkapnya.
Teco juga tidak mau memandang sebelah mata lawan. Menang atas PSM di kandang jadi bukti Persik bukan tim sembarangan. ’’Saya juga tahu kekuatan mereka karena ada beberapa yang pernah kerja sama dengan saya,’’ jelasnya.
Sebut saja Rohit Chand, Renan da Silva, hingga Vava Mario Yagalo. Ketiganya pernah satu tim dengan Teco sewaktu masih melatih Persija Jakarta musim 2017–2018. ’’Kami sudah antisipasi yang bagus dari mereka,’’ ujarnya. (rid/c17/ali)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
