
Pemain Persik Kediri saat beruji coba dengan Bali United. Pelatih Persik Marcelo Rospide menilai penyelesaian akhir masih menjadi kendala utama sebelum memulai Liga 1.
JawaPos.com – Pelatih Persik Kediri, Marcelo Rospide, menyoroti penyelesaian akhir timnya usai rentetan hasil minor dalam uji coba pra-musim yang dilakoni Persik.
Usai tumbang di tangan Dewa United FC dengan skor 1-3 ketika menjalani pemusatan latihan di Jakarta, Persik kembali menelan kekalahan saat menjamu Madura United FC dengan skor tipis 0-1 di Stadion Brawijaya, Kediri, beberapa waktu lalu.
Marcelo Rospide merasa finishing touch pemain Persik masih belum efektif, meski sepanjang laga melawan Madura United mereka menguasai jalannya pertandingan.
Kegagalan lini serang Macan Putih dalam mencetak gol, kemudian kelengahan pemain dalam menjaga konsentrasi menjadi petaka bagi Persik yang harus mengakui keunggulan Madura United.
“Di pertandingan, kami menguasai jalannya pertandingan. Namun, di babak kedua kami sedikit lengah. Akhirnya kebobolan melalui counter attack pemain Madura (United),” ungkap juru taktik asal Brasil itu.
“Kami lihat dari sisi pertandingan dulu bahwa ini merupakan pre-season, tapi kami tetap harus meningkatkan kapabilitas kami, terutama terkait finishing dan lainnya,” imbuhnya.
Di sisa waktu yang ada sebelum kompetisi Liga 1 2023/2024 kick-off pada 1 Juli 2023, Marcelo Rospide memanfaatkannya untuk mengevaluasi dan memperbaiki penampilan timnya.
Sementara kapten Persik Kediri, Arthur Irawan, lebih memilih mengambil hal positif dari rentetan hasil minor yang didapatkan Persik dalam beberapa uji coba terakhir.
Dia menilai kondisi pemain Persik, terutama kebugaran fisik sudah cukup siap menghadapi kompetisi. Dia menilai penyelesaian akhir yang menjadi kekurangan yang harus diperbaiki timnya.
“Pra-musim kalah menang dan kami pasti maunya menang, itu wajar. Tapi, kami cari positifnya. Tinggal poles sedikit lagi dan semoga akan lebih baik,” jelas Arthur.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
