
Pemain Arema FC mengikuti latihan sebagai persiapan menghadapi kompetisi Liga 1 musim depan. (Badan Liga Indonesia)
JawaPos.com – Asisten Pelatih Arema FC, I Putu Gede Swi Santoso, menyambut baik perubahan regulasi pemain asing dari 3 pemain asing bebas + 1 pemain asing Asia menjadi 5 pemain asing bebas + 1 pemain ASEAN.
Perubahan regulasi soal pemain asing tersebut menurutnya akan memacu pemain lokal untuk menunjukkan performa terbaik mereka musim depan.
Karena jika pemain lokal tidak menunjukkan kualitas permainan terbaiknya, maka kemungkinan besar posisi mereka di starting XI akan tergusur dengan kehadiran pemain asing.
Sehingga, di dalam tim akan menciptakan persaingan yang kompetitif antarpemain dan memberi dampak positif pada kualitas permainan tim.
“Memang memotivasi juga pemain lokal karena bersaing dengan pemain asing. Itu mungkin ide untuk meningkatkan kualitas pemain lokal, itu positifnya,” katanya.
Selain memacu pemain lokal untuk menunjukkan kualitas permainan terbaiknya, perubahan regulasi pemain asing musim depan juga akan meningkatkan persaingan antartim dan juga meningkatkan kualitas kompetisi Liga 1 2023/2024.
View this post on Instagram
Peningkatkan kualitas kompetisi dirasa Putu Gede akan memberi banyak manfaat positif dari sisi kehadiran penonton di stadion dan juga mendatangkan sponsor.
“Persaingan semakin kuat karena semua tim kekuatannya di pemain asing. Kompetitif banget itu yang saya lihat,” ujar eks pelatih PSS Sleman dan PSMS Medan itu.
“Mungkin dengan begitu, mendatangkan pemain berkualitas di setiap pertandingan akan mendatangkan penonton dan mendatangkan sponsor,” imbuhnya.
Arema FC saat ini dikabarkan sudah deal dengan beberapa pemain asing baru setelah merombak susunan pemain asing mereka musim lalu.
Tim berlogo singa mengepal itu dikabarkan telah sepakat dengan Tomas Bastos, Ichaka Diarra, Gustavo Almeida, dan beberapa pemain asing yang dibidik masih dalam tahap negosiasi.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
