
Robert Rene Alberts. Bagus Ahmad Rizaldi/Antara
JawaPos.com–Manajemen Persib Bandung membidik pelatih berkebangsaan asing untuk menggantikan Robert Rene Alberts yang mundur dari kursi pelatih kepala pada Rabu (10/8).
Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat Umuh Muchtar mengatakan, klub masih intens membicarakan hal tersebut. Sebab, memilih pelatih untuk klub Maung Bandung itu bukan perkara mudah.
"Ya Pak Glenn (Direktur Utama PT Persib Bandung Bermartabat) yang menentukan, tapi mungkin asing ya. Sementara ini, kita membidik (pelatih) asing ya," kata Umuh seperti dilansir dari Antara di Graha Persib, Kota Bandung.
Namun dia memastikan, Manajemen Persib tidak akan berlarut-larut dalam perhitungan masalah untung dan rugi. Manajemen menginginkan pelatih yang bisa lebih bagus dari Robert Alberts.
"Ya secepatnya (memilih pelatih), dari malam, dari Robert sudah mundur juga kita sudah bergerak, mencari siapa-siapanya," ujar Umuh.
Dia menjelaskan, Robert Alberts itu bukan diberhentikan atau dipecat manajemen, melainkan pelatih berkebangsaan Belanda itu menyatakan mengundurkan diri sebagai pelatih. "Pokoknya mengundurkan diri, bobotoh sudah jelas, ya mungkin lebih terhormat mengundurkan diri," ucap Umuh.
Untuk sementara waktu, menurut dia, skuad Persib Bandung bakal dipimpin Asisten Pelatih Budiman sebagai pelatih kepala. "Yaya itu pelatih fisik, caretaker (pelatih sementara) saya yakin Budiman ya, saya kira seperti itu," papar Umuh.
Mundurnya Robert Alberts itu tak lepas dari performa buruk Persib Bandung dalam tiga laga awal pada Liga 1 musim 2022/2023. Dari tiga pertandingan, Persib mengalami kekalahan dua kali dan seri satu kali.
Saat ini Persib berada di zona degradasi dengan raihan satu poin. Persib berada di zona degradasi bersama dengan Persik Kediri dan Persis Solo.
Sebelumnya, pelatih sepak bola berkebangsaan Belanda, Robert Rene Alberts mundur dari kursi Pelatih Kepala Persib Bandung berdasar pernyataan resmi klub pada Rabu (10/8) siang. Berdasar pernyataan resmi klub, keputusan mundur dari pelatih kepala merupakan sikap yang diambil Robert. Langkah itu diambil Robert demi kebaikan bersama, khususnya Persib.
Selain itu, mundurnya Robert itu pun buntut dari aksi ribuan bobotoh di Graha Persib. Viking Persib Club menyatakan ada sekitar 5.000 orang yang hadir dalam aksi tersebut.
Ribuan Bobotoh itu melakukan aksi untuk menyampaikan dua tuntutan. Yakni Robert Alberts harus mundur dari kursi pelatih dan menuntut manajemen Persib membenahi sistem penjualan tiket untuk laga Persib.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
