
Djadjang Nurdjaman sesali putusan Raphael Maitimo yang mundur karena cedera.
JawaPos.com – Persebaya Surabaya kehilangan satu pemain andal di sisa kompetisi Liga 1 2018. Raphael Maitimo memutuskan untuk mundur demi menyembuhkan cederanya. Menurut pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman, Maitimo harus naik ke meja operasi untuk menyembuhkan cederanya.
Maitimo memang sudah mengambil keputusan untuk meninggalkan Persebaya. Hal ini ia umumkan dalam akun Instagram pribadinya, Minggu (21/10) kemarin. Alasannya, dia harus pulang ke Belanda untuk menyembuhkan cederanya.
Keputusan Maitimo ini disayangkan oleh Djadjang. Sang pelatih skuad Green Force menilai Maitimo adalah pemain berkualitas. Bisa membantu Persebaya untuk bertahan di Liga 1.
“Tetapi ketika saya masuk ke Persebaya, dia tidak bisa bermain. Padahal jika dia fit, dia bisa bantu tim,” ucap Djadjang selepas sesi latihan Senin (22/10) sore di Lapangan Polda Jawa Timur (Jatim).
Pelatih yang akrab disapa Djanur ini tak menjabarkan seberapa parah cedera yang didapat Maitimo. Namun, ia mengungkapkan bahwa Maitimo tak akan bisa memperkuat Persebaya hingga kompetisi Liga 1 2018 berakhir.
“Sayang dia tidak bisa bermain karena memang setidaknya memerlukan operasi. Sudah pasti sampai akhir musim dia tidak bisa dipakai tenaganya,” jabar eks pelatih Persib Bandung itu.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Maitimo diperkenalkan sebagai pemain Persebaya pada 14 Juli 2018. Ia baru memperkuat Persebaya dalam dua pertandingan melawan PSMS Medan dan PSIS Semarang.
Sejak akhir Juli 2018, Maitimo tak pernah lagi merumput bersama Persebaya. Hari-harinya dihabiskan untuk memulihkan cedera. Tiga bulan berselang, Maitimo memutuskan untuk meninggalkan Persebaya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
