
Pemain Persijap Jepara melakukan selebrasi usai memasukan bola ke gawang PSKC Cimahi di stadion Pakansari Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Minggu (29/12/2019).Persijap Jepara menjuarai Liga 3 2019 setelah menang di babak final melawan PSKC Cimahi dengan sklo
JawaPos.com-Kickoff Liga 3 Jatim dimulai 3 November nanti. Kompetisi dibuka dengan duel Gresik United kontra Persida Sidoarjo. Laga itu akan berlangsung di Stadion Joko Samudro, Gresik.
Selain Gresik, ada 13 daerah lain yang bakal jadi tuan rumah. Masalahnya, beberapa daerah masih berstatus PPKM level 3. Sebut saja Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Malang, Kabupaten Kediri, Sumenep, dan Jember. Artinya, aktivitas di daerah tersebut masih sangat terbatas. Padahal, kickoff kurang 10 hari lagi.
Hal itu sudah diketahui Asprov PSSI Jatim. Sekretaris Asprov PSSI Jatim Dyan Puspito Rini pun memastikan kompetisi digelar sesuai jadwal. Bagaimana dengan tuan rumah yang masih berstatus PPKM level 3?
’’Kami bekerja keras untuk membuat Liga 3 tetap bergulir. Memang, ini adalah pergelaran yang tidak biasa,’’ kata perempuan yang akrab disapa Ririn itu.
Dia memastikan pihak asprov berusaha sekuat tenaga agar kompetisi berjalan lancar. ’’Dengan kebersamaan yang kuat, serta melihat Liga 1 dan 2 sudah berjalan, kami berharap (Liga 3) segera digulirkan,’’ ujarnya.
Dia berharap Liga 1 dan 2 yang telah berlangsung bisa jadi patokan agar Liga 3 Jatim mendapat izin untuk bergulir.
Bagi Ririn, digelarnya Liga 3 Jatim sangat penting. Sebab, Liga 3 berkorelasi langsung dengan Liga 1 dan 2. Tentu akan ada tim yang berpeluang promosi ke Liga 2. Terlebih, 69 tim yang berpartisipasi sudah melakukan berbagai persiapan. Mereka jelas bingung kalau tiba-tiba kompetisi harus ditunda lagi.
Meski tidak mudah, Asprov PSSI Jatim terus melakukan upaya maksimal. ’’Berbagai cara dan pendekatan kami lakukan agar bisa menggulirkan kompetisi. Walaupun tidak mudah karena izinnya dari bawah ke atas. Dengan dipimpin Asprov PSSI Jatim, ini (Liga 3 Jatim) harus terlaksana demi sepak bola dan kemajuan Jawa Timur,’’ tegas Ririn.
Apalagi, ini akan jadi kompetisi pertama di Jatim setelah dua tahun vakum. Terakhir, Liga 3 Jatim bergulir pada musim 2019. Saat itu, PSG Gresik yang kini berubah nama jadi PSG Pati menjadi kampiun.
’’Masyarakat rindu dan butuh hiburan. Kalau pergelaran PON di Papua terbukti sukses, maka Liga 3 Jatim harus digulirkan agar sukses dan tetap kuat di tengah pandemi. Tentunya dengan protokol kesehatan yang ketat dan tanpa penonton,’’ imbuh Ririn.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UEFA Nations League: Siapa Paling Kuat?

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022