
Ady Setiawan (dua dari kanan), gelandang Persebaya berusaha melewati dua pemain Madura United FC pada pertandingan babak penyisihan grup C Piala Menpora 2021 di Stadion Si Jalak Harupat, Kab. Bandung, kemarin (28/3). FOTO: Angger Bondan/Jawa Pos
JawaPos.com – Ada kebanggaan yang dirasakan pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso ketika melihat empat pemainnya ikut timnas Indonesia ke Uni Emirat Arab untuk melakoni laga sisa di grup G kualifikasi Piala Dunia 2022.
Keempatnya adalah Rachmat Irianto, Koko Ari Araya, Ady Setiawan, dan Rizky Ridho. ”Harusnya malah ada lima. Sayang, Arif Satria ditakutkan (cedera, Red) hamstring-nya kambuh. Akhirnya dia tidak dibawa,” jelas Aji.
Persebaya jadi tim penyumbang pemain terbanyak di timnas saat ini. Aji mengatakan, empat anak asuhnya itu sangat layak berseragam Merah Putih. ”Ini jadi bukti bahwa Persebaya berhasil dalam pengembangan pemain usia muda. Perekrutan saya juga berhasil. Terbukti, Ady akhirnya dipanggil timnas,” ucapnya.
Yang bisa jadi masalah, empat pemain yang dipanggil timnas itu punya tipikal yang sama, yakni bertahan. Tiga nama Koko, Rian (sapaan Rachmat Irianto), dan Ridho berposisi sebagai bek. Sedangkan Ady gelandang bertahan.
Pemanggilan itu bakal jadi masalah ketika kompetisi Liga 1 dimulai. Dengan hilangnya empat pemain tersebut, Persebaya dipastikan akan mengalami masalah di lini belakang.
Saat ini saja hanya tersisa nama Mokhamad Syaifudin dan Arif Satria di bek tengah. Sedangkan untuk pengganti Koko, ada pemain baru Arisky Wahyu Satria. Di posisi gelandang bertahan, ada nama M. Hidayat yang kualitasnya setara dengan Ady.
Aji menyatakan, tidak ada masalah jika nanti Liga 1 bergulir dan empat pemain tersebut masih dibutuhkan timnas. Dia bakal memanfaatkan pemain yang ada. ”Kami juga akan rekrut satu bek asing,” ungkapnya.
Pelatih yang pernah mengarsiteki timnas itu menegaskan tetap tidak akan mencari pemain lokal di posisi bek. Dia yakin komposisi pemain yang ada saat ini, meski harus kehilangan pemain ke timnas, tetap mumpuni. ”Bek lokal kami sudah cukup,” ucapnya.
Aji menegaskan bahwa fokusnya saat ini ialah mendatangkan pemain asing baru. Untuk slot lokal, sudah tidak perlu ada tambahan lagi. Dua pemain yang lolos trial, yakni Arisky dan Johan Yoga, dirasa sudah mencukupi untuk mengarungi Liga 1.
”Saya sih berharap pemain-pemain muda di Persebaya lebih termotivasi dengan banyaknya pemain ke timnas. Marselino, Akbar, dan Dicky bisa menyusul jika konsisten bermain. Saya rasa sudah cukup lokal kami,” bebernya.
Hal tersebut juga dibenarkan Manajer Persebaya Candra Wahyudi. Dia mengatakan, sesuai dengan permintaan Aji, skuad lokal saat ini sudah cukup. Artinya, tidak ada penambahan lagi.
”Kami kan kehilangan dua pemain yang mundur, Rivaldi dan Abu Rizal. Jadi, logikanya hanya mencari pengganti dua pemain itu,” terangnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
