Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 18 Mei 2019 | 04.24 WIB

Pascarusuh di Sleman, Ujaran Kebencian di Medsos akan Dipantau

Asep Saputra PT LIB - Image

Asep Saputra PT LIB

JawaPos.com - PT Liga Indonesia Baru (LIB) akan memantau ujaran kebencian di media sosial pascarusuh laga pembuka Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman pada Rabu (15/5) malam lalu. Media officer klub peserta Liga 1 juga dilibatkan untuk turut memantau.


Untuk diketahui, laga pembuka Liga 1 2019 dicederai dengan tindakan tak terpuji oknum suporter PSS Sleman dan Arema FC. Kedua suporter tiba-tiba saling serang dan melempar barang hingga berbuntut panjang.


Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) sendiri akhirnya memanggil PT LIB akibat kejadian memalukan tersebut. Mereka ingin PT LIB minta maaf kepada publik. Selain itu, PSSI juga diwajibkan menuntaskan kasus ini dalam waktu tiga hari ke depan.


Memantau kemungkinan adanya ujaran kebencian maupun provokasi di media sosial adalah salah satu tugas yang harus dikerjakan. Sebab, kejadian di Sleman kemarin juga berawal dari saling ejek di dunai maya.


"Koordinasi sudah kita lakukan sebelum kompetisi kita bertemu dengan media officer semua klub. Ini menjadi perhatian kita karena ujaran kebencian bisa menjadi hal nyata di lapangan," ujar Manajer Kompetisi LIB, Asep Putra, Jumat (17/5).


"Tim media sosial kita punya keinginan bisa tampil beda. Rivalitas memang tidak bisa dipisahkan dari sepak bola. Tapi bagaimana rivalitas bisa menjadi warna berbeda dalam sepak bola, itulah yang kita kampanyekan. Makanya rivalitas itu kita mau ubah menjadi adu kreatifi di atas lapangan," tutup dia.
Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore