
Gomes Oliveira mengaku tak melihat dengan jelas proses gol tangan Patrich Wanggai.
JawaPos.com - Pelatih Kalteng Putra, Gomes de Oliveira, mengaku tak melihat jelas proses gol tangan yang dilakukan Patrich Wanggai. Dia juga menilai wajar kalau wasit salah ambil keputusan.
Dalam laga di babak 8 besar Piala Presiden 2019, Kamis (28/3), tim berjuluk Laskar Isen Mulang memang unggul lebih dahulu via gol Wanggai. Gol tersebut berbau kontroversi, karena dari tayangan ulang Wanggai terlihat menggunakan tangannya.
Gomes sendiri mengaku tak lihat kejadian tersebut. Menurut eks pelatih Madura United itu, gol Wanggai terjadi sangat cepat dan banyak pemain di kotak penalti Persija.
"Saya tak melihat (gol Wanggai), ada banyak orang di kotak penalti. Duel bola, lepas dan gol," ungkap Gomes kepada wartawan.
Andaipun benar, Gomes menyebut itu wajar terjadi. Wasit juga pasti tak lihat karena proses terjadinya gol karena sangat cepat.
"Yang saya lihat, bola masuk ke dalam gawang. Wasit bisa salah juga, itu biasa. Wasit manusia biasa," tutup dia.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
