
Persita bakal bermain habis-habisan demi tiket promosi ke Liga 1 2019. Demikian juga dengan Kalteng Putra
JawaPos.com - Tajuk duel antara Persita Tangerang kontra Kalteng Putra, Selasa (4/12) sore WIB, memang hanya perebutan peringkat ketiga Liga 2 2018. Namun, laga nanti bakal lebih 'panas' dibandingkan pertandingan final yang akan dihelat setelah ini.
Kenapa demikian? Laga final memang memperebutkan gelar juara. Namun, bisa jadi motivasi PSS Sleman dan Semen Padang sudah berkurang. Maklum saja, keduanya sudah memastikan diri promosi ke Liga 1 2019. Sementara itu, duel perebutan peringkat ketiga ibarat partai hidup mati karena hanya satu tim yang berhak tiket promosi tersisa.
Artinya, menang dipastikan promosi ke Liga 1 2019. Sedangkan kalau kalah, menunggu satu musim lagi untuk bisa berjuang mendapatkan tiket promosi.
Baik Persita maupun Kalteng Putra akan habis-habisan untuk bisa mendapatkan tiket promosi tersisa. Mereka akan saling 'bunuh', 'sikut', demi meraih kemenangan. Laga ini pun bukan hanya sekadar hiburan semata.
Pelatih Persita, Wiganda Saputra, mengatakan kalau pihaknya belum tahu terkait kekuatan dan cara bermain Kalteng Putra secara detail. Oleh karena itu tim analisis telah mengumpulkan rekaman pertandingan dari Kalteng Putra.
"Sejauh ini (di Liga 2 2018) kami belum pernah bertemu Kalteng Putra. Baru nanti di perebutan peringkat ketiga. Jadi kami buta kekuatan lawan, hanya tahu lewat YouTube," beber Wiganda Saputra seperti dilansir laman resmi Liga Indonesia.
Wiganda menambahkan, "Menurut saya tim yang akan menang nanti adalah mereka yang lebih siap. Sebab, sepak bola bukan matematika".
Sementara itu, pelatih Kalteng Putra, Kas Hartadi, setuju dengan pendapat pelatih lawan. Tim pemenang adalah mereka yang lebih siap secara mental maupun taktik dan strategi. Mantan juru racik Sriwijaya FC itu berjanji akan menampilkan permainan terbaik demi tiket promosi. Kas tak ingin kegagalan musim lalu terulang.
Seperti diketahui, Kalteng Putra bahkan tak mampu lolos ke semifinal. Mereka tersingkir di babak 8 besar dan hanya menempati posisi ketiga di 8 besar.
"Siapa yang terbaik, itulah yang akan menjadi peringkat ketiga sekaligus promosi ke Liga 1 musim depan," tutur Kas Hartadi.
Duel yang pantang dilewatkan. Pencinta sepak bola tanah air bakal disuguhkan permainan ciamik dari talenta-talenta lokal. Persita dan Kalteng Putra siap menyuguhkan permainan yang menawan demi satu tekad, merebut tiket sisa promosi ke Liga 1 2019.
Rekor Pertemuan
29/10/16 Persita 2-1 Kalteng Putra
01/10/16 Kalteng Putra 3-6 Persita
5 Laga Terakhir Persita
28/11/18 Semen Padang 3-1 Persita
25/11/18 Persita 1-0 Semen Padang
21/11/18 Madura FC 1-2 Persita
16/11/18 PSS Sleman 4-1 Persita
11/11/18 Persita 1-0 Persiraja Banda Aceh
5 Laga Terakhir Kalteng Putra
28/11/18 PSS Sleman 2-0 Kalteng Putra
25/11/18 Kalteng Putra 0-0 PSS Sleman
19/11/18 Semen Padang 3-1 Kalteng Putra
15/11/18 Kalteng Putra 2-0 Aceh United
09/11/18 Kalteng Putra 1-0 PS Mojokerto Putra
Perkiraan Susunan Pemain
Persita Tangerang (4-3-3): Yogi Triana; Mochammad Toha, Rio Ramandika, Syarif Wijianto, Denny Arwin; Ade Jantra, Egi Melgiansyah, Hari Habrian; Ryan Kurnia, Sirvi Arvani, Aldi Al Achya
Pelatih: Wiganda Saputra

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
