
Sesi jumpa pers usai pertandingan dihadiri pelatih Borneo FC, Dejan Antonic dan pemainnya, Abdul Rahman
JawaPos.com - Borneo FC dipaksa menelan hasil buruk saat menjamu PSM Makassar di Stadion Segiri, Samarinda, Jumat (19/10). Bertarung di pekan ke-26 Liga 1, Borneo dikalahkan 1-2.
Hasil ini memang mengecewakan buat Borneo yang bertindak sebagai tuan rumah. Namun klub berjuluk Pesut Etam itu diminta buat bangkit dan segera melupakan kekalahannya.
"Ini sepak bola, kami harus perbaiki yang salah dan harus lihat di depannya. Kami tidak boleh terus terpuruk. Harus bisa lebih baik ke depannya," kata pelatih Borneo, Dejan Antonic.
Dalam laga tersebut, Borneo sempat unggul lewat aksi Matias Conti. Namun sayang, keadaan berbalik saat gawang mereka dijebol M Rahmat dan Alessandro Ferreira Leonardo.
Dejan ingin para pemainnya belajar dari kekalahan ini. Sang pelatih optimistis skuad didikannya bakal tampil lebih baik di laga yang akan datang.
"Lagi-lagi kami harus belajar dari tim satu dengan tim yang lain. Untuk sebuah proses yang bisa bikin kami menjadi lebih baik ke depannya nanti. Itu yang kami mau dari semua pemain," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
