
Masa depan Ahmet Atayev (hadap depan) di Arema FC bisa tergusur andai tak juga menunjukkan kontribusi maksimal
JawaPos.com - Pelatih Arema FC, Milan Petrovic menilai performa pemain asing yang dimilikinya kurang maksimal. Akibatnya, kontribusi untuk tim pun terbilang minim. Berdasar itu, tiga pemain asing yang tersisa masa depannya masih terancam.
"Milan (Petrovic) bicara kalau kontribusi pemain asing kurang maksimal. Bahkan dia sempat bercerita, ada klub di Indonesia yang pemain asingnya tidak dimainkan, performanya menurun. Tetapi begitu pemain asingnya bermain, performanya naik," ujar General Manager Arema FC, Ruddy Widodo.
Beda dengan Arema FC, lanjut Ruddy, justru saat pemain asing tidak bermain performanya malah bagus. Sehingga menurutnya wajar jika pelatih mempunyai pandangan seperti itu.
Sebagai informasi, dari empat pemain asing yang dikontrak sejak awal musim, saat ini tersisa tiga pemain. Mereka adalah Arthur Cunha, Ahmet Atayev, dan Thiago Furtuoso. Sedangkan Balsa Bosovic resmi dicoret sebelum paruh pertama berakhir.
"Tiga pemain asing tersisa, jika selama mereka mampu menunjukkan performa yang dibutuhkan Arema sampai minimal putaran pertama, mungkin akan dipertahankan," ujar Ruddy Widodo.
Namun, Ruddy enggan menggaransi tiga pemain asing tersisa. Pasalnya, tidak menutup kemungkinan jika Milan Petrovic menemukan pemain asing sesuai kriteria yang dia inginkan, nasib pemain asing yang kini ada, bisa jadi sama seperti Balsa Bosovic.
"Jika Milan pulang ke negaranya dan menemukan sosok yang bisa memberikan kontribusi lebih dari yang ada, mungkin Milan akan membandingkan, mempertimbangkan dan memutuskan mana yang akan diambil. Dan keputusan apa yang diambil Milan, manajemen mengamini," papar Ruddy Widodo.
Ruddy mengatakan, untuk saat ini yang pasti adalah mencari pengganti Balsa Bosovic. Bahkan Ruddy mengklaim Arema menjadi tim pertama di Indonesia yang menaruh kepercayaan penuh kepada pelatih untuk berburu pemain.
"Metodenya seperti apa, mungkin ini tidak lazim di Indonesia, tapi Milan mengawali ini. Manajemen oke-oke saja. Soal sosok pemain asing itu seperti apa mungkin bisa dilihat nanti saat TC di Batu setelah libur Lebaran," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
