
Vincenzo Annese (kiri) menegaskan bahwa PSIS menargetkan kemenangan di kandang Arema FC
JawaPos.com - Kemenangan menjadi target PSIS Semarang saat melawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Jumat (1/6) malam WIB. Apalagi mereka ingin lepas dari zona degradasi.
Pelatih PSIS, Vincenzo Annese mengatakan, PSIS datang ke Malang bukan untuk kalah, tapi untuk menang. Apalagi, saat ini PSIS dan Arema FC sama sama berada di posisi papan bawah.
"Jadi untuk bisa naik ke atas diperlukan kerja keras. Di sisa waktu yang ada, memaksimalkan waktu latihan. Saya pastikan bahwa PSIS tidak mencari hasil imbang atau kalah, tapi mencari kemenangan," tegas Annese sebelum laga.
Pelatih asal Italia itu yakin PSIS mampu meraih kemenangan di Kanjuruhan. Meski dia tahu Arema FC adalah tim besar dan mempunyai sejarah panjang, tapi menurutnya nama besar saja tidak cukup. Diperlukan juga kerja keras dan semangat untuk keluar dari zona degradasi.
"Kami optimistis bisa raih kemenangan di Malang," tegas Annese.
Dia mengakui timnya tidak mempunyai banyak waktu persiapan untuk menghadapi Arema FC. Terlebih, mereka baru saja menjalani pertandingan melawan Mitra Kukar.
"Arema FC punya keuntungan karena punya waktu persiapan dua hari lebih lama dari kami. Itu sebuah keuntungan bagi tuan rumah," beber Annese.
Hanya saja, Annese tidak gentar. Dia melihat hal itu hanya keuntungan di latihan saja, di lapangan akan berbeda situasinya. Dia pun meyakini untuk musim ini sangat berbeda dari musim sebelumnya. Setiap tim, dari peringkat pertama hingga bawah memiliki jumlah kebobolan yang cukup banyak. Untuk menjadi juara, harus bisa meminimalkan kebobolan.
PSIS sendiai akan bermain tanpa Bruno Silva, bomber utama yang sudah mengemas 4 gol. Hal itu disebutnya sedikit mengurangi ketajaman lini depan. "Kalau bisa main, dia bisa memberikan efek besar dan lebih banyak cetak gol," ucap Annese.
Sementara itu, salah satu penggawa PSIS, Aldaier Makatindu menambahkan bahwa timnya siap tidak siap harus memenangkan pertandingan malam ini. "Semoga dapat poin di sini," sebut Aldaier.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
