
Bek Persib Bandung, Ardi Idrus saat jumpa pers di Stadion GBLA, Bandung, Kamis (31/5).
JawaPos.com - Pemain Persib Bandung Ardi Idrus merasa kecewa atas hasil yang tidak sesuai dengan target awal. Kali ini, Persib Bandung harus mencicipi kekalahan perdananya di kandang dengan skor akhir 0-1 dari Bhayangkara FC.
Pemain bernomor punggung 3 itu mengakui dirinya dan tim tidak bermain cukup bagus di hadapan ribuan Bobotoh yang setia menyemangati tim kebanggaanya. Namun itulah permainan, kalah menang adalah pilihan dan dengan kekalahan tersebut pertandingan berikutnya bisa bangkit kembali.
"Menurut saya kita main jelek. Akhirnya kita tidak dapat poin sama sekali. Tapi mudah-mudahan di pertandingan berikut, kita segera bangkit," kata Ardi Idrus saat jumpa pers di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Bandung, Kamis (31/5).
Kekalahan pertandingan saat menjamu Bhayangkara FC harus menjadi pelajaran. Pertandingan sudah berlalu, Maung Bandung harus fokus pertandingan berikutnya melawan PSMS Medan.
"Main di Medan, Insya Allah kita kerja keras di sana. Mudah-mudahan kita pulang bawa poin," ujarnya dengan raut wajah yang masih menahan rasa kekecewaan usai dipermalukan Bhayangkara FC.
Selain ungkapan kekecewaan, Ardi Idrus pun bangga dengan kehadiran ribuan Bobotoh. Walaupun tim kebanggaannya itu kalah di kandang sendiri, namun para fans bersikap tenang dan tidak terprovokasi atas hasil yang mengecewakan itu.
Dia berharap, kekalahan ini menjadi yang terakhir kalinya bagi Maung Bandung. Pangeran Biru pun menargetkan raih tiga poin di laga berikutnya untuk bisa merangkak ke posisi atas klasemen sementara Liga 1 2018.
"Alhamdulillah, saya tetap respek ke Bobotoh. Kita kalah 0-1 di kandang, itu sangat sakit bagi saya. Karena itu pelajaran bagi kita. Mudah-mudahan ke depan kita tidak seperti itu lagi," pungkasnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
