
Pelatih Perseru Serui, I Putu Gede dan pemain Perseru Serui, Djamel Romano Boerstra.
JawaPos.com - Pertandingan antara Perseru Serui kontra Sriwijaya FC di Stadion Gajayana, Minggu (27/5) malam sepertinya akan berjalan seru. Apalagi, bisa dibilang jika kedua tim ini memiliki perbedaan yang cukup timpang.
Hingga pekan ke-10, Sriwijaya yang berada di posisi kelima klasemen sementara telah menyarangkan 16 gol ke gawang lawannya. Sementara, Perseru yang kini ada di peringkat 16 hanya kebobolan lima gol saja.
"Ini sangat menarik ya. Di satu sisi kami minim kebobolan. Tapi naluri main mereka menyerang dan banyak bikin gol. Saya pikir tinggal kesiapan para pemain dan situasi yang sangat berpengaruh," kata Pelatih Perseru Serui, I Putu Gede.
Dia mengungkapkan, Sriwijaya merupakan tim yang luar biasa dengan bertabur pemain bintang. Dia mengaku melawan tim sekelas Sriwijaya merupakan pengalaman pertamanya.
"Saya bersyukur karena kami dipertemukan dalam suasana pertandingan dengan tim yang komplek ya. Jika dilihat, mungkin hanya penjaga gawang Sriwijaya saja yang tidak bikin gol," ujarnya.
Oleh karena itu, Putu Gede mengaku timnya bakal memberikan permainan yang berbeda saat menghadapi Laskar Wong Kito itu. Apalagi timnya berbekal kemenangan atas PS Tira pada pertandingan sebelumnya.
"Pertandingan itu penting buat semuanya. Bukan hanya di sektor depan tapi pertahanan juga penting. Kami tidak perlu gol banyak-banyak yang penting hasil maksimal dan jangan kehilangan poin," tegasnya.
Pertandingan ini juga merupakan laga kandang kedua bagi Perseru yang digelar di Stadion Gajayana. Dia pun mengaku tak ingin kehilangan poin lagi saat bermain di kandang. Sebab, timnya telah kehilangan beberapa poin di kandang, seperti saat kalah dari PSM Makassar dan Barito Putera.
"Kami banyak kehilangan poin ya di kandang. Kami akan tebus. Jangan sampai kehilangan lagi. Mudah-mudahan berjalan seperti yang kami harapkan," tuturnya.
Sementara itu, pemain Perseru Serui, Djamel Romano Boerstra mengatakan, Sriwijaya adalah salah satu tim terbaik di Indonesia. Meski begitu dia mengaku telah mempelajari gaya permainan lawannya itu.
"Mereka adalah tim yang kuat. Tapi kami tak ingin fokus ke lawan. Kami hanya ingin fokus pada kekuatan kami dan akan bekerja untuk tim. Saya sangat percaya diri dengan tim saya dan kami siap," pungkasnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
