
Pelatih Perseru Serui, I Putu Gede (kanan) dan salah satu pemain Perseru Serui, Jailani Arey saat konferensi pers, Rabu (16/5).
JawaPos.com - Meskipun terkenal dengan pertahanannya yang solid, hal itu tidak membuat Perseru Serui bisa berleha-leha. Tim berjuluk Cendrawasih Jingga itu pun juga mewaspadai kekuatan lawannya. Salah satunya pada saat melawan Barito Putera di Stadion Gajayana, Malang, Kamis (17/5) besok.
"Kompetisi masih di pekan kedelapan dan masih jauh untuk memberikan penilaian kepada kami. Untuk pertandingan besok, saya pikir Barito tim solid, tren mereka lagi bagus. Rekor Barito di luar kandang juga sangat bagus," ujar pelatih Perseru Serui, I Putu Gede, Rabu (16/5).
Apalagi, lanjut dia, Barito juga baru saja mengalahkan Persebaya. "Mereka juga hampir curi poin di Medan," lanjutnya.
Dia mengatakan, Barito merupakan tim klasik yang berpengalaman dalam kompetisi nasional. Hal itu tentunya berbeda dengan Perseru yang baru beberapa tahun bermain di Liga 1.
"Tapi besok kami bakal bikin situasi yang berbeda pada pertandingan," kata dia.
Putu mengungkapkan, pada pertandingan besok memang ada beberapa pemainnya yang absen. Salah satunya yakni Indra Permana. Untuk itu dia sudah menyiapkan timnya agar tetap tampil dengan gaya khas mereka.
"Saya pikir besok kami harus keluarkan ciri khas kami dulu ya. Saya masih belum berpikir tentang hasil," lanjut dia. "Mudah mudahan apa yang kami rencanakan jalan. Saya pikir hasilnya akan bagus."
Sementara itu, salah satu pemain Perseru Serui, Jailani Arey mengatakan, meskipun mereka tidak main di kandang, mereka telah bersiap untuk bertanding. "Kami siap berlaga, di luar kandang atau tidak," tegasnya.
Meskipun tidak ada keluarga yang datang menonton di laga pekan ke-9 Liga 1 2018 ini, Jailani mengaku untuk saat ini tidak mempermasalahkan hal tersebut. "Keluarga nonton atau tidak, untuk sementara kami lupakan itu dulu. Kami kerja, kami tetap fight di lapangan," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
