
Pelatih Angel Alfredo Vera mengklaim Persebaya sejatinya mengontrol permainan atas Madura United.
JawaPos.com – Persebaya Surabaya merasa layak memenangi pertandingan atas Madura United Sabtu (24/2). Dua angka diraih setelah menundukkan Madura United lewat adu penalti.
Persebaya memenangi adu penalti dengan skor 5-4. Pertandingan harus berlanjut hingga penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 sepanjang waktu normal. Sementara itu, Persebaya harus bermain dengan sepuluh orang karena Sidik Saimima diusir wasit pada menit ke-65.
“Kami bermain seperti biasa. Menurut saya, kami mengontrol pertandingan hingga kami kehilangan satu pemain. Setelah itu pertandingan menjadi terbuka,” ulas pelatih Persebaya Angel Alfredo Vera selepas pertandingan.
“Walaupun kurang satu pemain, kami masih punya kesempatan untuk bisa mencetak gol. Namun akhirnya tetap selesai 1-1 dan kami menang adu penalti,” sambung pelatih asal Argentina tersebut.
Bek asing Persebaya Otavio Dutra sepakat dengan statement Alfredo. Bagi Dutra, Persebaya bermain bagus dalam laga Sabtu malam. Dutra juga menilai timnya lebih dominan dan mengontrol pertandingan.
“Kami bermain seperti yang terjadi di latihan. Sesuai dengan instruksi coach setiap hari tentang bagaimana kami harus bermain,” tuturnya.
Pesepak bola asal Brasil ini juga menyinggung masalah penalti. Dutra menjelaskan jika Persebaya telah belajar dari kesalahan pada babak delapan Piala Presiden 2018. Saat itu mereka disingkirkan PSMS Medan lewat adu penalti.
“Soal penalti itu, kami belajar dari kesalahan kemarin. Hari ini Tuhan kasih kemenangan kepada Persebaya,” tutup Dutra.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
