
Yudi Suryata akan memimpin Naga Mekes-julukan Mitra Kukar untuk menghadapi Gresik United di Stadion Petrokimia, Sabtu (7/10) sore.
JawaPos.com - Yudi Suryata kembali ke Jawa Timur (Jatim). Namun bukan ke Surabaya, pelatih pelatih asal Sragen, Jawa Tengah (Jateng) ini datang ke Gresik bersama klub barunya Mitra Kukar. Yudi akan memimpin Naga Mekes-julukan Mitra Kukar untuk menghadapi Gresik United di Stadion Petrokimia, Sabtu (7/10) sore.
Jumat (6/10) sore tadi Yudi kembali ke Bumi Jatim. Yudi yang baru saja ditunjuk sebagai pelatih Mitra Kukar, datang ke Stadion Petrokimia untuk menghadiri konferensi pers pra pertandingan kontra Gresik United. "Kami pendatang, tapi orang lama," sapa pelatih 63 tahun ini ke awak media.
"Saya di Jawa Timur selama 14 sampai 15 tahun. Ini seperti pulang kampung. Meski saya di Surabaya dan besok melawan Gresik, saya rasa (karakternya) tidak jauh berbeda. (Karakter) Jawa Timur yang harus kental," imbuh Yudi.
Meski berasal dari Sragen, nama Yudi Suryata kondang di Surabaya. Yudi merupakan mantan pemain Niac Mitra dan Persebaya era 1970an hingga awal tahun 1980an. Yudi panen prestasi di Kota Pahlawan. Dia pernah juara bersama Persebaya tahun 1977. Yudi juga tercatat sebagai bagian dari skuad Niac Mitra kala kampiun Galatama tahun 1982 dan 1983.
Tak hanya bermain, Yugi juga memulai karier sebagai pelatih kepala bersama Niac Mitra tahun 1988 silam. Saat itu ia menggantikan Basri yang dipanggil untuk membesut Tim Nasional (Timnas) Indonesia. Yudi mengabdi untuk Niac dan Mitra Surabaya hingga tahun 1992.
Setelah itu ia malang melintang bersama sejumlah klub, sebut saja Persijap Jepara, GPD Sidoarjo (sekarang Deltras.red), PSS Sleman, Persipura Jayapura, PSBI Blitar, Persewangi Banyuwangi dan terakhir di Persis Solo.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
