
Djanur menyambut baik penangguhan regulasi tersebut.
JawaPos.com - Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman, semringah aturan pemain U-23 di Liga 1 ditangguhkan sementara. Menurutnya ini keputusan yang tepat karena beberapa pemain muda Persib dipanggil timnas U-22 Indonesia.
PSSI sebelumnya memang menangguhkan regulasi ini. Nantinya, regulasi wajib memainkan pemain U-23 kembali diterapkan usai SEA Games 2017.
Jelas, ini menguntungkan buat Persib. Sebab, mereka harus kehilangan dua penggawanya, yakni Febri Haryadi dan Gian Zola yang dipanggil timnas.
"Saya menyambut gembira keluarnya kebijakan itu. Melawan PSM kita tidak harus memainkan U-23, karena Febri (Hariyadi) dan Zola (Gian Zola) harus bersama Timnas," ujar pelatih yang karib disapa Djanur itu dalam laman resmi klub.
Saat ini Djanur sendiri tengah menjalankan ibadah Umrah di Tanah Suci. Namun, dia tetap berkomunikasi dengan tim pelatih.
"Saya sudah komunikasikan dengan para asisten untuk siapkan komposisi kita yang sesungguhnya sejak menit awal," tandas dia. (ies/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
