
SENDIRIAN: Patrick da Silva (kiri) bekerja sendirian di lini depan Gresik United.
JawaPos.com- Performa Gresik United (GU) benar-benar amburadul di putaran pertama Liga 1. Mereka penghuni setia papan bawah dan paling mudah kebobolan. Sudah 22 gol bersarang ke gawang GU. Meski begitu, striker mereka, Patrick da Silva masih masuk daftar sepuluh besar pemain yang paling rajin melepaskan tembakan.
Striker asal Brasil itu melepaskan 34 tembakan. Empat di antara usahanya itu bersarang ke gawang lawan. Masalahnya, dia seperti bekerja sendirian dalam menggempur pertahanan lawan. Tercatat, pemain dengan kontribusi tembakan terbanyak kedua di bawahnya adalah Arsyad Yusgiantoro dengan 18 tembakan.
Lalu, bagaimana pemain yang lain? Kontribusi mereka dalam melepaskan tembakan jauh lebih sedikit. ’’Selain menjadi target man, Patrick rajin turun mencari bola dan membantu gelandang serang,’’ jelas pelatih GU Hanafi.
Dia menambahkan, kurangnya dukungan dari pemain sayap juga menjadi problem. Arsyad Yusgiantoro dan Komarudin sering melakukan kesalahan posisi. Dua pemain muda itu seharusnya berada di area 16 meter saat menyerang. Tetapi, mereka sering telat. ’’Ketika turun, keduanya tidak mengisi posisi gelandang, tapi tetap di sayap,’’ ujarnya.
Akibatnya, bek sayap lawan mudah mengatasi pergerakan mereka. Patrick yang kerap mencari kawan di posisi sayap atau tengah untuk satu dua sentuhan akhirnya lebih sering menggiring bola itu sendiri ke depan. ’’Skill-nya mumpuni, gocek sedikit lihat gawang dia langsung tendang,’’ kata mantan pelatih Perseru Serui itu.(rid/c4/ham)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
