
KAMI KEMBALI: Dua pemain senior Persebaya Mat Halil dan Rendi Irwan.
JawaPos.com- Jangan pernah mencibir laga Minggu sore (19/3) nanti antara Persebaya Surabaya dan PSIS sebagai ”ah, cuma uji coba”. Jangan pula menganggapnya ”kan sekadar partai persahabatan, paling juga tidak all-out”.
Sekali lagi: jangan! Buang jauh-jauh cibiran dan anggapan itu. Sebab, bagi Persebaya dan PSIS, yang rivalitasnya terentang sejak era Perserikatan, tiap duel, tak peduli di ajang apa pun itu, gengsi dan nama besar yang jadi pertaruhan.
Apalagi bagi Persebaya yang akan tampil untuk kali pertama di depan publik sendiri selama hampir empat tahun terakhir. Tim berjuluk Green Force itu jelas ingin menyempurnakan Homecoming Game di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, tersebut dengan kemenangan. Persebaya ingin menegaskan kepada publik Indonesia bahwa mereka telah kembali.
Terlebih, saat dijamu PSIS terlebih dahulu di Semarang persis sepekan lalu (12/3), Persebaya takluk 0-1 dalam laga yang berlangsung ketat dan seru. Jadi, sore nantilah waktu yang tepat untuk membayar tuntas kekalahan itu di hadapan puluhan ribu pendukung sendiri.
”Ini laga yang sangat penting bagi kami. Kemenangan jadi target untuk memantapkan fondasi tim sekaligus sebagai bentuk ucapan terima kasih kepada loyalitas Bonek,” kata Iwan Setiawan, pelatih Persebaya.
Keberhasilan menjuarai Dirgantara Cup di Sleman lalu memang menjadi modal berharga Green Force menatap Liga 2. Namun, sejumlah kekurangan yang terpantau dalam turnamen itu, juga saat dijamu PSIS sepekan lalu, tentu harus dibenahi dalam sebulan waktu tersisa sebelum kickoff Liga 2.
Di jantung lini tengah, misalnya, duet Sidik Saimima dan Misbakhus Solikin memang telah menunjukkan kerja sama yang prima. Mereka menjadi inisiator serangan, pengatur tempo, sekaligus tembok bagi pertahanan.
Yang jadi persoalan adalah menemukan solusi kombinasi yang pas apabila satu di antara dua gelandang tersebut tak bisa tampil karena berbagai alasan. Karena itulah, sore nanti Iwan mungkin kembali melakukan sejumlah perubahan dari kerangka inti yang sejatinya sudah tergambar dalam final Dirgantara Cup melawan Cilegon United lalu (8/3). ”Mumpung masih pramusim, saya ingin mencoba kombinasi Sidik-Ridwan (Awaludin),” ujar Iwan.
Pilihan lain di tengah adalah Abu Rizal Maulana. Meski demikian, Solikin sangat mungkin akan tetap diberi kesempatan bermain kendati tidak sejak menit pertama. ”Saya yakin, main di kandang, karakter teman-teman bakal keluar semua,” kata Solikin.
Perubahan juga akan dilakukan Iwan di sektor pertahanan. Bek tengah baru, Rachmat Latief, mungkin bakal dijajal berduet dengan bintang muda Green Force Rachmat Irianto. Sebuah pilihan yang tampaknya berisiko, tapi memang harus dijajal.
Di depan, Rachmat Afandi memang sudah pulih dari cedera paha. Tapi, Iwan sepertinya akan memberikan kesempatan terlebih dahulu kepada penyerang seleksi Bijahil Chalwa.
Iwan belum puas dengan performa mantan penyerang Persela Lamongan dan Persibo Bojonegoro itu sejauh ini. Meski, dalam sesi latihan terakhir, dia dianggap mulai bisa beradaptasi dengan pola yang diinginkan Iwan.
”Modal Silwa (panggilan Iwan untuk Chalwa) untuk jadi penyerang bagus sudah ada. Sangat mungkin dia akan jadi starter,” ucapnya.
Seperti juga tim tuan rumah, pelatih PSIS Subangkit menegaskan bahwa pasukannya datang untuk mengulangi kesuksesan sepekan lalu. Yakni, merebut kemenangan. Tekanan puluhan ribu Bonek –julukan suporter Persebaya– diyakini Subangkit tidak akan meruntuhkan mental Johan Yoga Pratama dkk.
”Sejak saya menjadi pemain, pertandingan antara Persebaya kontra PSIS selalu sengit. Laga ini juga bisa menjadi sarana untuk menempa mental away para pemain,” kata mantan penggawa Persebaya itu.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022