Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 15 Februari 2017 | 05.55 WIB

Imbauan untuk Aremania: Ojo Misuh Sam, Akeh Arek Cilik

Panpel Arema FC memiliki cara efektif untuk membantu mengurangi kritik terhadap Aremania. - Image

Panpel Arema FC memiliki cara efektif untuk membantu mengurangi kritik terhadap Aremania.

JawaPos.com - Panitia Pelaksana (Panpel) Arema FC memiliki cara efektif untuk membantu mengurangi kritik terhadap Aremania. Belakangan, Aremania memang mendapatkan cibiran karena sering menyanyikan lagu/chant negatif atau kurang layak. 


Caranya yang dilakukan Panpel memasang banner imbauan yang dipasang di balik papan advertorial board. Banner tersebut telah dipasang sejak laga melawan Persija Jakarta, pekan lalu. Berada di depan tribune ekonomi atau di depan papan skor, banner yang bersifat imbauan itu terdiri dari dua kalimat.


Banner pertama bertuliskan 'Misuh Bukan Rasis, Tapi Jelek Untuk Kita'. Masih di balik a-board sisi timur, banner berikutnya tertulis 'Ojo Misuh Sam Akeh Arek Cilik'. Jika diartikan dalam bahasa Indonesia, banner itu bermakna 'Menghujat bukan rasis tapi jelek untuk kita' dan 'Jangan misuh mas, banyak anak kecil'.


Dengan banner tersebut, terlebih dengan tata letak yang tepat karena bersinggungan langsung, secara tidak langsung mengingatkan Aremania. Sebab, selama ini chant j***ok dan a****g masih kerap dikeluarkan ketika memberikan dukungan.


"Parahnya suporter yang tidak ada sangkut pangkutnya dengan tim Arema atau lawan di lapangan justru disebut-sebut," ujar Ferry Anggriawan Charima, Aremania Kepanjen.


Dalam laga itu, Aremania terbukti menahan diri untuk tidak mengeluarkan nyanyian yang kerap dikeluhkan Aremania lainnya, yang datang bersama anak-anak. Memang sempat ada satu atau dua kali chant dinyanyikan, namun begitu sampai pada kata-kata yang dimaksud, suara tidak lagi terdengar.


"Bagus kalau seperti itu. Mari kita fokuskan dengan suport pada tim sendiri. Pasti banyak yang lebih nyaman seperti lawan Persija," ungkapnya.


Panpel Arema merasa bersyukur jika upaya yang mereka lakukan efektif. Sebab selama ini Panpel mendengarkan keresahan dari Aremania yang tidak sepakat dengan chant tersebut.


"Kalau efektif ya Alhamdulilah. Karena selama ini banyak orang tua yang resah datang ke stadion, takut anaknya iku-ikutan menyanyikan dukungan seperti itu," papar Ketua Panpel Arema, Abdul Harris.


Cara itu dinilai lebih efektik ketimbang memasang spanduk imbauan yang diletakkan tepat di depan pintu masuk tribune Stadion Kanjuruhan. "Tugas klub memang seharusnya memberikan edukasi pula pada supporter, agar iklim sepak bola dan antar suporter lebih positif," tambahnya.


Di laga selanjutnya, besar kemungkinan Panpel akan melakukan hal yang sama untuk mengurangi nyanyian negatif di dalam stadion. (ley/jon/ira/JPG)

Editor: Irawan Dwi Ismunanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore