
Pouya Hossaini belum menunjukan sesuatu yang spesial sebagai seorang striker.
JawaPos.com - Pemain asal Iran yang mengikuti seleksi di PSM, Pouya Hossaini, belum menunjukan sesuatu yang spesial sebagai seorang striker. Masa depan Hossaini pun akan segera diputuskan selepas Piala Presiden 2017.
Kemampuan Hossaini yang dinilai biasa-biasa saja sejak mengikuti latihan perdana PSM di Lapangan Badan Pendidikan dan Latihan Pelayaran (BPLP) Barombong, Jumat (3/2). Saat latihan finishing touch, dia diduetkan dengan Andri, sementara Ferdinand Sinaga tandem dengan Titus Bonai. Mereka bergiliran menyelesaikan umpan silang dari sisi kiri dan kanan secara bergantian.
Jika dibandingkan dengan Ferdinand dan Tibo, Sepakan Hossaini masih lebih banyak yang tidak terarah ke gawang. Sementara, Ferdinand Sinaga lebih banyak mengeluarkan skill dengan gaya salto.
Beberapa masyarakat yang hadir di lapangan menilai, Hossaini tidak bisa mngeluarkan skillnya dengan maksimal karena pengaruh lapangan. Kondisi Lapangn BPLP Barombong memang tidak terlalu bagus. Tanah yang tidak rata, serta berlumpur karena hujan lebat yang mengguyur Kota Makassar sebelum latihan dimulai, membuat Pouya sedikit kesulitan beradaptasi.
Selain itu, beberpa penonton yang berada dipinggir lapangan menilai Hossaini masih grogi pada latihan perdana ini.
Pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts mengakui jika dirinya belum bisa menilai penampilan Hossaini sebab baru melihatnya sekali. “Pemain baru dari Iran, saya belum bisa bilang apa-apa, saya baru lihat,” katanya.
Jika saja Hossaini bisa memenuhi kriteria yang diinginkan Robert, mantan pemain Custom United-klub asal Thailand akan menjadi legiun asing terakhir PSM musim 2017 ini.
Robert mengaku, Turnamen Piala Presiden akan menjadi ajang pembuktian Pouya Hossaini. Dia akan menetukan layak tidaknya pemain bersangkutan direkrut setelah gelaran turnamen tersebut. “Saya akan berikan penilain setelah kita bertanding di Bandung,” katanya.
CEO PSM Munafri Arifuddin mengatakan, Pouya Hossaini baru satu kali latihan sehingga ia belum belum bisa memberi penilaian, “Kebetulan kita akan ikut Piala Prsiden, kita akan lihat kualitasanya di turnamen itu,” kata Muanfri.
Menurut pria yang akrab diapa Appi tersebut, jika Pouya Hosseini tidak sesuai dengan kriteria pemain yang dibutuhkan PSM Makassar, maka manajemen akan mencari pengganti sebelum bursa transfer ditutup.
“Kalau tidak jadi, kan masih ada piliha diluar, jangan sampai kita sudah pastikan pemain, dan terjadi sesuatu, umpamanya ada cedera tentu kita cari perganti,” kata Munafri. (pojoksulsel/ira/JPG)

Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
