
SAMBUT LIGA 1: Tiga orang model mengenakan jersey baru Arema FC di kantor Arema, Sabtu (4/2). Jersey ini sudah memampang logo baru Arema FC.
MALANG KOTA – Arema FC akhirnya memperkenalkan logo baru yang akan digunakan untuk menghadapi ajang Piala Presiden dan Liga 1. Logo baru tersebut berubah total dari logo yang sebelumnya digunakan sejak Indonesia Super League (ISL) 2013.
Tak ada lagi logo kepala singa mengaum yang dibingkai dalam perisai warna biru dengan kombinasi garis warna merah. Sebab, logo baru yang di-launching di kantor Arema FC, Jalan Kertanegara, Sabtu (4/2), mengadopsi logo yang pernah digunakan saat Arema menjuarai Galatama musim 1992/1993.
Logo baru Arema FC memasang siluet singa yang sedang mengepalkan kedua tangannya. Singa itu terlihat seperti petinju. Meski mirip dengan logo saat menjuarai Galatama, tetapi tetap ada modifikasinya. Yakni, ’membungkus’ siluet singa petinju itu dengan bingkai berwarna biru. Pada bagian atas bingkai tertulis nama Arema FC. Sementara itu, di bagian bawah bingkai tersebut tertulis Est. 1987, yaitu merujuk tahun kelahiran Klub Arema.
Manager Media Officer Arema FC Sudarmaji menjelaskan, logo baru ini menggambarkan perjalanan klub dari awal berdiri hingga sekarang. Desain logo sudah sesuai dengan slogan baru Arema FC, Reborn for A Better Future (terlahir kembali untuk masa depan yang lebih baik).
Sudarmaji menyatakan, logo baru ini sesuai dengan misi Arema FC yang ingin mengangkat kembali karakter khas Malangan. ”Sebelumnya, kami sudah mengenalkan jajaran pelatih yang kami sebut sebagai Pandawa Lima,” katanya.
Jajaran pelatih Arema FC musim ini, diisi orang-orang yang pernah menjadi pemain klub berjuluk Singo Edan itu. Mulai dari pelatih kepala Aji Santoso, asisten pelatih Joko Susilo, Singgih Pitono, Kuncoro, serta pelatih kiper Yanuar ’Begal’ Hermansyah.
Lebih lanjut, Sudarmaji juga menjelaskan proses hingga akhirnya manajemen Arema FC memutuskan untuk menggunakan logo yang baru dirilis tersebut. Itu dimulai dengan melempar wacana penggantian logo di tengah-tengah bergulirnya Indonesia Soccer Championship (ISC) A.
Bahkan, pihak manajemen Arema FC sempat menggelar sayembara. Namun, setelah nominasi desain itu dilempar ke publik, muncul banyak penolakan. Sebab, desain-desain yang masuk nominasi itu tak menggambarkan karakter Arema.
”Akhirnya, kami berunding dengan pelatih serta Bang Ovan Tobing (salah satu pendiri Arema). Setelah ini (pasca launching), kami siap menghadapi respons apa pun (dari suporter) terkait logo baru,” ujar dia.
Pro dan kontra terkait perubahan logo ini pasti ada. Akan tetapi, bila melihat sejarahnya, Arema pun beberapa kali mengganti logo. Bahkan, sejak ISL 2011/2012, Arema selalu mengubah desain logo tiap musim. Walaupun, itu tidak selalu frontal. Itu seperti pada 2015 lalu, Arema menghilangkan tulisan tanggal 11 Agustus 1987 dan menggantinya dengan teks ’Salam Satu Jiwa’. (asa/c3/muf)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
