
Talaohu Abdul Mushafry memberi isyarat kuat untuk kembali berseragam Persiba Balikpapan.
JawaPos.com - Taolahu Abdul Mushafry tengah dilanda kebimbangan, apakah bertahan di Sriwijaya FC atau mudik ke Persiba Balikpapan. Kebetulan, dia menjadi satu dari 18 pemain yang berencana gabung bersama skuad Persiba untuk musim ini.
Pemain berdarah Maluku ini sebelumnya sudah menjalani komunikasi dengan Asisten Pelatih Persiba, Hariyadi. Hanya saja, kepastian bergabungnya pemain berdarah Ternate ini masih harus menunggu waktu.
Pasalnya masih terikat kontrak dengan Sriwijaya FC hingga Maret mendatang. Padahal Beruang Madu -julukan Persiba- akan melakukan pembentukan tim mulai Minggu (15/1) besok di Stadion Gajayana Malang.
Hal ini membuat Mushafry yang sempat membela Persiba selama tiga musim pada pada 2006-2009 dibuat galau. Apalagi dia tak ingin menjadi pemain nakal yang langsung pergi tanpa menunggu kontrak selesai. "Bisa saja saya langsung hengkang. Tapi sebagai pemain tetap profesional dan menunggu hingga kontrak selesai," kata Mushafry.
Kendati demikian, kepastian klub yang akan dibelanya tak akan menunggu waktu lama. Mengingat Sriwijaya FC akan memutuskan siapa pemain yang dipertahankan dan dilepas pada Januari ini. Agar pemain bisa mengambil langkah cepat. "Kalau sudah diputuskan baru bisa mengambil langkah klub mana yang saya bela kedepannya," jelasnya.
Ditanya bila Stiwijaya FC mempertahankannya, Mushafry menegaskan masih memikirkan klub mana yang dibela. Tapi bila dipertimbangkan dalam menit bermain, sudah pasti dia akan memilih Persiba. Apalagi pada ISC lalu, tak memiliki kesempatan banyak untuk bermain di SFC. "Saat ini menginginkan tempat utama. Jadi peluang besar ada bersama Persiba," ujarnya.
Saat membela Persiba, Mushafry memang menjadi idola. Pada musim 2006-2009, dia berhasil membukukan 35 gol dari 53 penampilannya. Sekarang hal tersebut ingin dia coba ulangi dengan kembali berniat mengenakan seragam biru-biru milik Persiba.
Sejauh ini, tercatat ada empat nama akan menjalani seleksi di Persiba. Mereka adalah Jaya Teguh Angga (eks Persema Malang), Rudi Widodo (eks Bhayangkara Surabaya United), Gerry Setia (eks Persegres Gresik United), serta mantan striker PSIM Jogjakarta, Engkus Kuswaha.
Sebelumnya, Beruang Madu -julukan Persiba- telah menggaet striker haus gol, Marlon Da Silva yang mengemas 16 gol bersama Mitra Kukar di Indonesia Soccer Champhionship (ISC).
Untuk itu, pria yang sempat memperkuat Persiba pada musim 1997 ini memiliki banyak opsi, dimana bisa memposisikan dua striker dengan menduetkan Hery Susanto-Marlon atau justru meramu menjadi tiga striker memaksimalkn Marlon sebagai striker tunggal dan lebih memaksimalkan Mushafry serta Rudi Widodo sebagai pemain sayap.
Memang, pada ISC lalu, praktis para striker Beruang Madu-julukan Persiba- terutama legiun asingnya tak garang ketika berada di depan gawang lawan. Terbukti striker asing dimiliki terdahulu, Vinisius Dos Santos Reis asal Brasil tak bisa mencetak satu gol.
Tak berbeda dengan Maycon Calijury yang masuk putaran kedua menggantikan Vinisius, hanya mampu mengoleksi satu gol. Minimnya gol selama satu musim juga dialami striker lokal yang dimiliki, Hery Susanto dengan koleksi empat gol.
Pemain haus gol Persiba, justru ada pada lini keduanya yakni Shohei Matsunaga yang sekarang berlabuh ke Persib Bandung dengan mengemas 13 gol. (ham/cal/ira/JPG)

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
